Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Hukum»Skandal Pertamax Oplosan Juga Gegerkan Sumsel, YLKI: Pertamina Harus Bertanggung Jawab dan Transparan
Hukum

Skandal Pertamax Oplosan Juga Gegerkan Sumsel, YLKI: Pertamina Harus Bertanggung Jawab dan Transparan

ADMINBy ADMIN03/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Petugas salah satu SPBU di Palembang saat mengisi Pertamax. (DNP)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada anak usaha PT Pertamina telah menggerus kepercayaan masyarakat terhadap produk perusahaan milik negara ini.

Kejaksaan Agung mengungkapkan bahwa salah satu modus operandi yang digunakan para pelaku korupsi adalah dengan “mengoplos” minyak impor produk kilang, yang seharusnya RON 90 (setara Pertalite), menjadi RON 92 (setara Pertamax).

Baca juga :   Kuota Hanya 600 Ribu KL, Pemprov Sumsel Cari Solusi Atasi Antrean Solar

Skandal tersebut langsung mempengaruhi kepercayaan konsumen, tak terkecuali di Sumatera Selatan. Sejumlah warga yang sebelumnya setia menggunakan BBM ramah lingkungan mulai beralih ke Pertalite.

Salah satunya, Haryanto, seorang warga Palembang, menyatakan kekesalannya di SPBU Plaju pada Kamis (27/2/2025), “Yang paling menyedihkan adalah kerugian negara sebesar Rp193 triliun disebutkan, tapi kerugian yang dialami masyarakat sebagai konsumen tidak dijelaskan sama sekali,” ungkapnya. Ia bahkan memilih kembali mengisi Pertalite meskipun harus rela antri panjang.

Di tempat terpisah, Taufik, warga Pagar Alam, mengaku lebih waspada saat membeli Pertamax di SPBU Karang Dalo, Kecamatan Dempo Tengah. “Saya cek dulu, kalau warnanya biru baru saya isi. Karena mobil saya rentan rusak kalau mengisi minyak oplosan,” ujarnya, mencerminkan kecemasan yang sama.

Baca juga :   Ikan Belida Kembali Ditemukan di Palembang, Status Perlindungannya Diperketat

Menanggapi masalah ini, Ketua YLKI Sumsel, Taufik Husni, menegaskan bahwa pengoplosan BBM Pertalite RON 88 menjadi Pertamax RON 92 adalah tindak pidana besar yang merugikan masyarakat sebagai konsumen.

Menurutnya, masyarakat berhak menggugat Pertamina melalui gugatan class action sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. “Masyarakat harus bisa membuktikan kerugian akibat penggunaan BBM oplosan ini,” ujar Taufik.

Ia juga menyarankan Pertamina untuk membuktikan bahwa mereka tidak terlibat dalam praktik pengoplosan BBM agar konsumen merasa tenang. YLKI siap mendampingi masyarakat yang merasa dirugikan untuk mengajukan gugatan class action terhadap Pertamina.

Baca juga :   Polisi Ungkap Kasus Pertamax Oplosan, Sopir dan Mobil Tangki Diamankan

Untuk itu, Taufik menambahkan bahwa konsumen harus menyertakan bukti kerugian, seperti kerusakan kendaraan akibat penggunaan Pertamax oplosan.

Di lapangan, isu pengoplosan ini mulai berdampak pada penurunan penjualan Pertamax di sejumlah SPBU. Pengelola SPBU Jakabaring, Johan, mengonfirmasi penurunan hingga 500 liter per shift, meskipun dampaknya tidak terlalu signifikan. Namun, masyarakat mulai beralih kembali ke Pertalite, yang menyebabkan antrean kendaraan di SPBU semakin panjang.

Kekosongan antrian di jalur pertamax juga terjadi di beberapa SPBU seperti di kawasan KM.7 dan KM.9 Palembang. Hal ini disebut tak terlepas dari isu yang menjadi bacaan dalam skala nasional tersebut.

Baca juga :   Hilang Tiga Hari, Pria di Serang Ini Ditemukan di Atas Pohon Beringin

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) membantah adanya pengoplosan BBM Pertamax.

Menurut Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, kualitas Pertamax dijamin sesuai dengan spesifikasi RON 92 yang ditetapkan pemerintah. “Produk yang masuk ke terminal BBM Pertamina sesuai dengan RON masing-masing. Pertalite memiliki RON 90 dan Pertamax memiliki RON 92,” katanya dalam keterangan resmi.

Ia juga menambahkan bahwa pertamina telah melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas produk dan distribusi yang diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Hal ini meminimalisir dampak dari isu negatif yang kini berkrmbang di masyarakat.

Baca juga :   Denny Indrayana Buka Sayembara Rp100 Juta untuk Temukan Ijazah SMA Gibran

Heppy melanjutkan, treatment yang dilakukan di terminal utama BBM adalah proses injeksi warna (dyes) sebagai pembeda produk agar mudah dikenali masyarakat. Selain itu juga ada injeksi additive yang berfungsi untuk meningkatkan performance produk Pertamax.

“Jadi bukan pengoplosan atau mengubah RON. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas Pertamax. Kami menaati prosedur untuk memastikan kualitas dan dalam distribusinya juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Migas,” jelasnya. (TIM)

Pertamax Oplosan Pertamina Skandal Korupsi Pertamina
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKultum Ramadan: Manfaat Puasa Bagi Kesehatan
Next Article Lakalantas di Musi Rawas, Pengendara Motor Tewas Dihantam Mobil
ADMIN

Related Posts

Hukum

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, Letkol Arman Ditahan Pomdam Jaya

09/10/20268 Views
Hukum

Penampakan Indra Kenz Kembali Masuk Lapas Tangerang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut

09/10/20266 Views
Hukum

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Dipindahkan ke Lapas Tangerang

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,945 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,815 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,788 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?