RELUNG.ID- Mengenal lebih dekat sosok Salsa Erwina, seorang influencer sekaligus aktivis muda Indonesia yang baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah menantang anggota DPR RI Ahmad Sahroni untuk debat terbuka mengenai isu tunjangan DPR.
Tantangan itu disampaikan Salsa lewat unggahan video di akun TikTok miliknya, @salsaerwina, pada 26 Agustus 2025. Ia menanggapi pernyataan Ahmad Sahroni yang menyebut rakyat yang ingin membubarkan DPR sebagai “tolol” dalam konteks perdebatan soal tunjangan rumah dinas anggota DPR yang dikabarkan naik hingga Rp50 juta per bulan.
Salsa bahkan memberi ketentuan unik, jika dirinya kalah dalam debat, maka ia akan mendukung kenaikan tunjangan DPR. Namun jika Ahmad Sahroni yang kalah, maka tunjangan tersebut harus dibatalkan.
Keberanian Salsa mengajukan tantangan tersebut mendapat perhatian luas dari publik. Banyak warganet yang memberikan apresiasi atas sikap kritisnya dan penasaran dengan latar belakang perempuan muda ini.
Pemilik nama lengkap Salsa Erwina Hutagalung ternyata bukan sosok sembarangan. Ia dikenal aktif menyuarakan opini, analisis sosial, hingga puisi melalui platform media sosial seperti TikTok, Instagram, hingga X (Twitter).
Salsa memiliki sederet prestasi akademik bergengsi, di antaranya, Juara lomba debat se–Asia Pasifik di Nanyang Technological University, Singapura (2014), mewakili Indonesia di World Debating Championship di Berlin, Jerman (2012) hingga babak perempat final dan dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UGM tahun 2014.
Dalam karier profesional, ia pernah menjabat sebagai Head of Growth di iPrice Group dan kini bekerja di perusahaan energi terbarukan asal Denmark, Vertas yang bergerak di bidang turbin angin. Saat ini, Salsa tinggal di Aarhus, kota terbesar kedua di Denmark.
Melalui akun X, Salsa menggambarkan dirinya sebagai humanis dan calon filantropis dengan minat pada perkembangan diri, literasi keuangan, psikologi, dan ekonomi. Ia juga dikenal sebagai host podcast “Jadi Dewasa 101” dan pendiri kanal dengan nama serupa.
Salsa memutuskan menantang Ahmad Sahroni lantaran menilai DPR kerap defensif ketika membicarakan soal fasilitas dan tunjangan, tetapi jarang menonjolkan kinerja nyata untuk rakyat.
“Yang ngatain rakyat tolol, sini aku tantang debat kamu @ahmadsahroni88. Kita buktikan siapa yang sebenarnya tolol dan tidak bekerja untuk kepentingan rakyat,” ujar Salsa dalam unggahannya.
Menanggapi tantangan itu, Ahmad Sahroni melalui akun Instagram pribadinya justru menolak berdebat. Ia menyebut ingin “bertapa dulu agar lebih pintar” dan mengaku tidak ingin meladeni tantangan tersebut.
Sahroni juga sempat mengunggah foto Salsa saat tampil di sebuah acara televisi dengan nada sindiran. Namun, ia menegaskan pernyataan soal “orang tolol sedunia” tidak ditujukan kepada masyarakat secara umum, melainkan pada pola pikir yang menganggap DPR bisa bubar hanya karena isu gaji dan tunjangan.
Menurutnya, keberadaan DPR tetap penting sebagai pengawas pemerintah dalam sistem demokrasi.[YKP]

