Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Techno»Syarat Monetisasi Diperketat, Ambang Batas YouTube Partner Program Resmi Naik
Techno

Syarat Monetisasi Diperketat, Ambang Batas YouTube Partner Program Resmi Naik

alwiBy alwi12/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – YouTube mengumumkan perubahan besar pada program monetisasi bagi kreator dengan menaikkan persyaratan untuk bergabung dalam YouTube Partner Program (YPP).

Di saat yang sama, platform berbagi video milik Google itu juga akan memperluas layanan YouTube Premium Lite ke lebih banyak negara sebagai bagian dari strategi meningkatkan pendapatan kreator.

Baca juga :   YouTube Hadirkan Fitur Baru, Pengatur Waktu Tidur dan Penyesuaian Kecepatan Pemutaran

Program YPP yang telah berjalan selama dua dekade kini menaungi lebih dari tiga juta kreator di seluruh dunia. Namun, bagi kreator baru yang ingin memperoleh penghasilan dari platform tersebut, syarat untuk bergabung kini menjadi lebih tinggi dibanding sebelumnya.

Untuk konten video berdurasi panjang, YouTube kini menetapkan syarat minimal 8.000 jam tayang, naik dua kali lipat dari ketentuan sebelumnya yang hanya 4.000 jam.

Sementara itu, kreator yang berfokus pada YouTube Shorts harus mengumpulkan 20 juta penayangan dalam 20 hari agar memenuhi syarat bergabung dengan YPP. Sebelumnya, ambang batas yang berlaku adalah 10 juta penayangan.

Baca juga :   Kisah Norman Kamaru: Dagang Bubur Hingga Nyaleg DPR Usai Tak Lagi Jadi Polisi

Meski demikian, perubahan tersebut tidak berlaku bagi kreator yang sudah lebih dulu menjadi anggota YouTube Partner Program. Status monetisasi mereka tetap dipertahankan.

Selain menaikkan syarat masuk ke YPP, YouTube juga memperkenalkan ketentuan baru bagi kreator Shorts yang ingin memperoleh pendapatan dari iklan.

Saluran diwajibkan mempertahankan sedikitnya 10 juta penayangan Shorts dalam periode 90 hari agar tetap memenuhi syarat mengikuti skema pembagian pendapatan iklan.

Baca juga :   Langgar PP Tunas, Google Kena Sanksi Teguran dari Komdigi

Apabila jumlah penayangan turun di bawah ambang batas tersebut, pembagian pendapatan dari Shorts akan dihentikan sementara.

Namun, kreator masih dapat memperoleh penghasilan dari video berdurasi panjang jika memenuhi persyaratan yang berlaku.

Monetisasi Shorts akan kembali aktif secara otomatis setelah jumlah penayangan kembali melampaui 10 juta dalam kurun waktu 90 hari.

Baca juga :   Rumor: iPhone 18 Pro Disebut Bawa Kamera Selfie 24MP dan Dynamic Island Lebih Kecil

Sebagai bentuk dukungan, YouTube juga menyiapkan berbagai insentif bagi kreator yang belum memenuhi target tersebut, mulai dari peluang kerja sama dengan merek, fitur belanja yang lebih luas, hingga dukungan lain untuk membantu meningkatkan performa kanal.

Dalam pengumuman yang sama, YouTube memastikan layanan Premium Lite akan diperluas ke seluruh negara yang telah mendukung layanan YouTube Premium.

Premium Lite menawarkan pengalaman menonton dengan lebih sedikit iklan pada sebagian besar video serta fitur unduhan untuk ditonton secara offline. Namun, layanan ini tidak mencakup video Shorts dan konten musik.

Baca juga :   Rayakan 20 Tahun, YouTube Luncurkan Deretan Fitur Premium Baru

YouTube juga menjelaskan mekanisme pembagian pendapatan dari pelanggan Premium dan Premium Lite.

Sebanyak 30 persen pendapatan dari YouTube Premium dan 60 persen pendapatan Premium Lite akan dimasukkan ke dalam satu dana bersama.

Dana tersebut kemudian dibagikan kepada kreator berdasarkan durasi waktu tonton dan jumlah penayangan dari pelanggan Premium.

Baca juga :   Terungkap, Infinix Note 50x Hadir dengan Chipset MediaTek

Untuk skema pembagian hasil, 55 persen dialokasikan kepada kreator video berdurasi panjang, sedangkan 45 persen diberikan kepada kreator Shorts.

Menurut YouTube, pendapatan yang berasal dari pelanggan Premium rata-rata memberikan nilai yang lebih besar dibandingkan pendapatan dari iklan biasa.

YouTube memperkirakan total pembayaran kepada kreator pada tahun depan tetap akan meningkat meski persyaratan monetisasi diperketat.

Baca juga :   Anime Sekuel Duel Masters LOST Tsuioku no Suisho Siap Tayang 21 Desember

Seluruh kreator yang mengikuti YouTube Partner Program diminta meninjau serta menyetujui ketentuan terbaru sebelum 1 Februari tahun depan agar tetap dapat mengikuti program monetisasi sesuai aturan yang baru. (LWM)

Syarat Monetisasi Youtube YouTube YouTube Partner
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePelarian Residivis Pencurian Berakhir di Lahat, Diringkus di Rumah Keluarganya
Next Article Kurang dari 24 Jam, Dua Pelaku Penusukan Plt Kepala KUA Pulau Beringin OKU Selatan Ditangkap Polisi
alwi

Related Posts

Techno

Laba Samsung Tembus 145 Miliar USD, Produksi HP Dikabarkan Bakal Dipangkas 30 Persen

10/10/20263 Views
Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20262 Views
Techno

Google Siapkan Emoji HDR untuk Chat, Tawarkan Tampilan Lebih Cerah dan Kontras

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,859 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,734 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,707 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?