RELUNG.ID – Sebanyak ratusan oknum dari perguruan silat berhasil diamankan di Mapolres Lamongan, Rabu (28/2).
Dalam operasi tersebut setidaknya 87 sepeda motor disita dari para oknum remaja ini.
Mereka kemudian dipertemukan dengan orangtua mereka masing-masing.
Dalam video yang tersebar di media sosial, tangis haru orangtua melihat anaknya ditangkap oleh polisi.
Tak hanya itu, para remaja ini terlihat bersujud dihadapan orangtuanya sambil menangis.
Dalam unggahannya akun instagram Polres Lamongan dituliskan keterangan;
“Jika memang belum bisa membahagiakan orangtua paling tidak jangan membuat mereka susah” tulisnya.
Buatlah pengalaman hari ini sebagai pembelajaran untuk berubah menjadi lebih baik lagi.
“Tugas kita hanya berbakti, paling tidak jangan membuat mereka khawatir ataupun sedih,” tambahnya.
Untuk diketahui, aksi konvoi melibatkan sekitar 250 hingga 300 orang dimulai dengan penggalangan dana di wilayah Sekaran.
Kemudian, mereka bergerak menuju Desa Kendalkemlagi, Karanggeneng, dan di sepanjang perjalanan melakukan sweeping serta melakukan tindakan kekerasan terhadap warga yang melintas.
Kapolres Lamongan, AKBP A Condroputra mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait kasus ini hingga tuntas, dan memastikan tidak ada celah sedikitpun bagi mereka yang menganggu Kamtibmas di wilayah Kabupaten Lamongan.
“Kami atas nama Polres Lamongan akan menindak tegas segala bentuk perilaku atau perbuatan di tempat umum yang meresahkan masyarakat,” pungkasnya.

