Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Tangis Histeris Wike Saat Buaya Peliharaannya Dievakuasi KKP, Coki Dipindahkan ke Ogan Ilir
Regional

Tangis Histeris Wike Saat Buaya Peliharaannya Dievakuasi KKP, Coki Dipindahkan ke Ogan Ilir

RiyadiBy Riyadi28/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi buaya. (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Tangis histeris Wike Saputri, warga Gang Rajawali, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, pecah saat petugas mengevakuasi buaya peliharaannya bernama Coki, Sabtu (26/9/2026).

Wike bahkan sempat ambruk ke lantai ketika petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai mengeluarkan Coki dari kolam di dalam rumahnya.

Evakuasi dilakukan KKP melalui Satuan Pelaksana (Satpel) Palembang Loka Pengelola Kelautan (LPK) Pekanbaru bersama tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bandar Lampung.

Baca juga :   Seberangi Sungai, Pria di Musi Rawas Diterkam Buaya

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan disaksikan warga sekitar.

Tubuh Wike yang ambruk kemudian dibopong petugas perempuan Damkarmat dan dipindahkan ke sofa di ruang tamu.

Namun, tak lama kemudian Wike kembali bangkit. Ia terus menangis dan memanggil nama Coki yang masih berada di kolam kecil di teras rumah.

Baca juga :   Polda Sumsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp2,4 Miliar, Hasil Ungkap Kasus Mei-Juni

“Coki… Coki… Coki!” ujar Wike sambil menangis histeris di hadapan buaya peliharaannya.

Dua putri Wike juga terlihat menangis ketika petugas bersiap mengevakuasi buaya betina tersebut.

“Duit saja dikorbankan, duit makan gimana,” kata Wike sambil memberontak.

Baca juga :   Satu Jemaah Haji Kloter 11 Debarkasi Palembang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Wike mengaku tidak tega melihat Coki dipindahkan dari rumah. Menurut dia, buaya tersebut tidak pernah berbuat nakal dan selama ini bersikap penurut.

Ia mengaku telah merawat Coki sejak buaya tersebut masih berupa telur. Karena itu, Coki dianggap seperti anak sendiri.

Sebelum dievakuasi, Wike bahkan sempat memberi makan Coki seekor ayam potong segar yang dibelinya seharga Rp120 ribu.

Baca juga :   Joget Bumbung Erotis Viral, Penari Gek Wik Dipanggil Satpol PP Bali


Dengan tangannya, Wike menyuapi buaya tersebut. Coki kemudian melahap ayam hingga bagian kepala dan tubuhnya.

Evakuasi dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas terlebih dahulu mengamankan bagian moncong Coki untuk mencegah perlawanan.

Namun, buaya tersebut sempat memberontak hingga air kolam tumpah dan menarik perhatian warga.

Baca juga :   Puluhan Buaya Muara dari Cianjur Dievakuasi ke Ogan Ilir

Sejumlah warga yang menyaksikan proses evakuasi juga merekam kejadian tersebut menggunakan telepon seluler.

Setelah beberapa saat, petugas akhirnya berhasil mengamankan Coki. Moncongnya dilapisi lakban dan tubuhnya diikat sebelum dimasukkan ke kendaraan pikap milik KKP.

Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam dan melibatkan tim gabungan KKP serta Damkarmat Bandar Lampung.

Baca juga :   Besok, Jembatan Ampera Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Sebanyak delapan personel Damkarmat dikerahkan dengan perlengkapan keselamatan untuk membantu proses tersebut.

Setelah berhasil dievakuasi, Coki akan dipindahkan ke fasilitas penangkaran resmi milik PT Vista Agung Kencana di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Pemindahan dilakukan sebagai bagian dari penertiban kepemilikan satwa liar sekaligus untuk memastikan keselamatan masyarakat dan kesejahteraan satwa.

Baca juga :   Tol Palembang–Betung Dibuka untuk Arus Balik, Polisi Berlakukan Skema Lalu Lintas Bergilir

Koordinator Satpel Palembang LPK Pekanbaru KKP, Hade Hambrata, mengatakan petugas bergerak setelah menerima laporan mengenai adanya warga yang memelihara buaya.

Menurut Hade, masyarakat tidak diperbolehkan memelihara buaya tanpa izin penangkaran resmi.

“Kami dapat laporan ada masalah pemeliharaan buaya. Kalau sesuai aturan sendiri tidak boleh memelihara buaya dan langsung kami bawa ke penangkaran di PT Vista Agung Kencana di Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel,” kata Hade saat proses evakuasi.

Baca juga :   Warga Pulau Rimau Banyuasin Dilaporkan Hilang, Diduga Diterkam Buaya Saat Perbaiki Jukung

Sebelum melakukan evakuasi, petugas terlebih dahulu melakukan pendekatan dan negosiasi dengan Wike (40) agar proses penyerahan buaya berlangsung aman dan tidak menimbulkan konflik.

Hade menjelaskan, buaya merupakan satwa liar yang dalam pemanfaatan atau penangkarannya harus mengikuti ketentuan dan perizinan yang berlaku.

Tanpa izin tersebut, kepemilikan buaya oleh masyarakat tidak sesuai dengan ketentuan konservasi dan dapat membahayakan keselamatan lingkungan sekitar.

Baca juga :   Diskusi Tiga Pejabat di UGM Berakhir Ricuh, Budiman Sudjatmiko Dievakuasi dari Lokasi

Menurut Hade, kasus warga yang menyerahkan buaya peliharaan kepada petugas bukan pertama kali terjadi.

Sebelumnya, sejumlah warga di Sumatera Selatan juga secara sukarela menyerahkan buaya peliharaan mereka untuk ditempatkan di fasilitas penangkaran resmi.

“Perusahaan PT Vista itu memang usahanya penangkaran buaya. Di sana untuk pakan aman dan ini juga nanti jadi barang milik negara, statusnya dititipkan,” ujarnya.

Baca juga :   Buaya Muara Ditemukan di Lingkungan Pabrik, Damkar Amankan Situasi di Banyuasin

Hade mengatakan PT Vista Agung Kencana tidak diperbolehkan menjual buaya tersebut. Perusahaan hanya dapat memanfaatkan hasil penangkaran sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tapi untuk buaya sendiri tetap milik negara, ini buaya muara,” tambah Hade.

KKP mengimbau masyarakat yang masih memelihara satwa liar berbahaya agar segera melaporkan keberadaan satwa tersebut kepada petugas untuk dilakukan evakuasi secara aman dan sesuai prosedur.

Baca juga :   Viral! Buaya Muara Melintas di Jalan Kabupaten Banyuasin, Warga Heboh

“Pemilik harus legowo saat dievakuasi petugas, karena buaya itu merupakan hewan buas. Masyarakat tidak boleh memelihara buaya,” kata Hade.

KKP juga menegaskan evakuasi yang dilakukan pada Sabtu tersebut hanya terhadap Coki.

Sementara satwa lain yang berada di lokasi, seperti ular dan kukang, menjadi kewenangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).[YKP]

Buaya Coki Dievakuasi Dipindah KKP
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDua Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Next Article ASN Kemenekraf Meninggal Saat Gladi Komcad, DPR Minta Penyebab Diusut
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,877 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,723 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?