RELUNG.ID- Tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, tewas ditembak di Distrik Muliama. Penembakan tersebut diduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Ketiga korban masing-masing berinisial WB (24), AR (49), dan AAM (35). AR diketahui menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, sedangkan WB dan AAM merupakan ASN di instansi yang sama.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, polisi menemukan tiga selongsong peluru saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dua selongsong di antaranya berkaliber 5,56 milimeter yang merupakan amunisi senjata api laras panjang. Sementara satu selongsong lainnya berkaliber 9 milimeter yang digunakan pada senjata api laras pendek.
“Kita temukan tiga selongsong, di antaranya dua berukuran 5,56 milimeter, ini amunisi dari senjata api laras panjang. Lalu satu selongsong kaliber 9 milimeter, ini adalah amunisi dari senjata api laras pendek,” kata Yusuf dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).
Selain selongsong peluru, tim juga menemukan sejumlah jejak darah di lokasi kejadian.
Yusuf mengatakan aparat keamanan kini masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Polisi juga telah mengantongi ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan saksi korban yang selamat.
“Tim sudah melakukan pengejaran terduga pelaku,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan terhadap saksi yang selamat di Polres Jayawijaya, jumlah pelaku diperkirakan mencapai sekitar delapan orang.
“Dari hasil pendalaman kita, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang selamat dan diambil keterangan di Polres Jayawijaya. Kita sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kita sudah kantongi ciri-cirinya,” kata Yusuf.
Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani sebelumnya mengatakan, ketiga korban merupakan bagian dari rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang baru selesai melakukan peninjauan kegiatan cetak sawah.
Penembakan terjadi setelah rombongan menyelesaikan kegiatan tersebut.
AR dan AAM meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara WB sempat dievakuasi ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya akhirnya tidak tertolong.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan pendalaman awal, penembakan tersebut diduga dilakukan KKB yang berasal dari wilayah Nduga.
Meski demikian, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas dan keterlibatan para pelaku dalam penembakan tiga ASN tersebut.[YKP]

