RELUNG.ID– Nama Manohara Odelia Pinot pernah menjadi salah satu sosok yang menghiasi layar kaca Indonesia pada era 2000-an. Namun kini, aktris yang akrab disapa Mano itu memilih meninggalkan dunia akting dan fokus mengembangkan berbagai usaha yang telah dirintisnya sejak beberapa tahun terakhir.
Keputusan tersebut diungkapkan langsung oleh Manohara saat menjadi bintang tamu dalam sebuah podcast yang dipandu oleh Ivan Gunawan. Dalam perbincangan itu, ia menegaskan tidak lagi berminat menerima tawaran bermain sinetron.
“Kalau sinetron sih kayaknya udah nggak ya,” ujar Manohara.
Menurut perempuan kelahiran Jakarta, 28 Februari 1992 itu, jadwal produksi sinetron yang padat menjadi salah satu alasan dirinya memilih tidak kembali ke dunia tersebut.
“Waktunya habis,” katanya singkat.
Meski jarang terlihat di layar kaca, Manohara mengaku tetap aktif bekerja di balik layar. Ia mengungkapkan telah mengembangkan sejumlah bisnis di berbagai bidang sejak tahun 2015 dan hingga kini masih berjalan dengan baik.
“Nggak ada kabarnya mungkin di dunia entertainment aja ya. Tapi di belakang layar kerjain bisnis berbagai bidang dan sampai sekarang jalan. Aku mulai pertama kali di tahun 2015,” ujarnya.
Salah satu usaha yang digeluti Manohara adalah bidang penerbitan dan produksi konten korporasi. Ia menjelaskan bisnis tersebut telah dijalankannya selama lebih dari satu dekade dan beradaptasi mengikuti perkembangan industri media.
“Kalau penerbitan sudah lama dari 2015. Dulu lebih ke corporate magazine, sekarang lebih ke pembuatan kontennya,” jelasnya.
Selain itu, Manohara juga merambah sektor kuliner. Dalam bisnis food and beverage (F&B), ia berperan sebagai investor dan menggandeng mitra yang telah berpengalaman di bidang tersebut.
“F&B untungnya saya sebagai investor dan yang menjalankan ini sudah cukup pengalaman di F&B. Jadi saya rasa ini jadi opportunity yang baik, sekalian berbisnis dan belajar,” ungkapnya.
Tak hanya fokus pada dunia usaha, Manohara juga aktif dalam kegiatan sosial dan pelestarian satwa liar. Ia menjadi relawan di Jakarta Animal Aid Network (JAAN), yang bergerak di bidang rehabilitasi dan pelepasliaran satwa liar Indonesia.
Menurutnya, organisasi tersebut menangani berbagai satwa korban eksploitasi sebelum dikembalikan ke habitat aslinya. Salah satu kegiatan yang baru-baru ini dilakukan adalah pelepasliaran 64 ekor makaka ekor panjang yang sebelumnya menjadi korban praktik topeng monyet.
“Harapan kita sudah tidak ada lagi makaka ekor panjang dan beruk yang dijadikan topeng monyet karena itu hal yang sangat tidak etikal,” katanya.
Manohara sendiri dikenal luas setelah membintangi sinetron berjudul Manohara pada 2009. Setelah itu, ia tampil dalam sejumlah sinetron dan film layar lebar sebelum perlahan mengurangi aktivitas di dunia hiburan.
Kini, di tengah kesibukannya sebagai pengusaha dan relawan, Manohara mengaku menikmati peran barunya di luar sorotan industri hiburan yang pernah membesarkan namanya.[YKP]

