Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»TNI Beri Bantuan ke Suderajat, Pedagang Es Gabus yang Dituduh Gunakan Spons di Kemayoran
Regional

TNI Beri Bantuan ke Suderajat, Pedagang Es Gabus yang Dituduh Gunakan Spons di Kemayoran

RiyadiBy Riyadi29/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
TNI memberikan bantuan kepada Suderajat (49), pedagang es gabus yang sempat mengalami kekerasan fisik usai dituduh menjual es berbahan spons di Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (24/1/2026).(Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – TNI memberikan bantuan kepada Suderajat (49), pedagang es gabus yang sempat mengalami kekerasan fisik usai dituduh menjual es berbahan spons di Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (24/1/2026).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, Kodim 0501/Jakarta Pusat memberikan dukungan sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab institusi terhadap peristiwa tersebut.

“Diawali dengan pembicaraan sebagai wujud perhatian, Kodim 0501/Jakpus akan mendukung satu unit kulkas Polytron yang dapat digunakan untuk menyimpan bahan dagangan yang tersisa,” kata Donny dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (29/1/2026).

Baca juga :   Pemprov Sumsel Gandeng DJKN untuk Optimalkan Piutang dan Aset Daerah

Selain kulkas, TNI juga memberikan satu unit dispenser Miyako untuk mempermudah proses pembuatan es serta satu unit kasur spring bed guna menunjang kenyamanan Suderajat saat beristirahat.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan membantu Bapak Suderajat kembali beraktivitas,” ujar Donny.

Di sisi lain, Babinsa Kelurahan Utan Panjang, Sersan Dua (Serda) Heri Purnomo, prajurit TNI yang menuduh Suderajat menggunakan bahan spons, telah dijatuhi hukuman disiplin. Selain itu, Dandim 0501/Jakarta Pusat juga akan melakukan evaluasi internal.

Baca juga :   Kopda Bazarsah Dipecat dari TNI: Didakwa Bunuh Tiga Polisi dan Kelola Judi

“Dandim akan melakukan evaluasi internal dan memberikan jam komandan kepada seluruh anggota Kodim 0501/Jakarta Pusat serta memberikan hukuman disiplin kepada Serda Heri sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” tegas Donny.

Ia menjelaskan, jam komandan merupakan kegiatan pimpinan dalam memberikan arahan, penekanan disiplin, serta instruksi kerja kepada anggota.

“Jam komandan adalah kegiatan seorang komandan atau pimpinan dalam memberikan arahan pelaksanaan tugas keseharian dan instruksi dalam bekerja,” jelasnya.

Baca juga :   Kasdam II Sriwijaya Tegaskan TNI Tetap Solid Meski Wilayah Komando Alami Penyesuaian

Berdasarkan hasil uji laboratorium forensik, TNI memastikan es gabus yang dijual Suderajat berbahan makanan dan aman untuk dikonsumsi.

“Berdasarkan verifikasi di lokasi kejadian, peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman antara aparat keamanan, dalam hal ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas, dengan warga,” ujar Donny.

Suderajat, pedagang es gabus asal Depok, mengaku mengalami kekerasan fisik setelah dituduh menjual es berbahan spons saat berjualan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026).

Baca juga :   Drag Race Kotamobagu Berujung Maut, 8 Penonton Tewas Ditabrak Mobil Pembalap

Ia berangkat bekerja sejak pukul 04.00 WIB dengan mengambil barang dagangan dari pabrik rumahan di kawasan Depok Lama. Dari Stasiun Depok, Suderajat menuju Kemayoran dan berjualan di sekitar lingkungan sekolah.

Sekitar pukul 10.00 WIB, empat hingga lima orang mendatanginya dengan dalih ingin membeli es gabus.

“Pertama datang beli es kue, terus es-nya dibejek-bejek. Kata bapaknya itu es racun,” ujar Suderajat saat ditemui, Selasa (27/1/2026).

Baca juga :   PT RMK Buka Suara soal Aksi Aktivis, Tegaskan Tak Gunakan Jalan Umum untuk Angkutan Batubara

Es gabus tersebut kemudian dituding mengandung racun dan bahan spons, bahkan disebut menyerupai kapas bedah. Es yang telah dihancurkan itu dilempar ke arah wajah Suderajat hingga menyebabkan luka gores di pipi dan nyeri di bahu.

“Es-nya dibejek sampai hancur. Ini dekat mata saya jadi sakit, bahu juga nyeri,” ucapnya.

Suderajat mengaku telah menjelaskan bahwa es gabus tersebut terbuat dari bahan makanan dan dibeli dari pabrik. Namun, penjelasannya tidak digubris. Ia justru mengaku dipukul di bagian bahu, sementara barang dagangannya ditendang hingga rusak.

Baca juga :   Jemaah Haji Asal OKU Timur Wafat di Arafah, Usia dan Kelelahan Jadi Faktor Utama

Akibat kejadian itu, Suderajat pulang ke rumahnya di Depok pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB menggunakan KRL Commuter Line arah Bogor. Seluruh dagangan yang dibawanya dalam kondisi hancur, lembek, dan tidak dapat dijual kembali. [YKP]

Kemayoran Pedagang Es Gabus Suderajat TNI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRampungkan Rehabilitasi 3 Bulan, Onadio Leonardo Sampaikan Permohonan Maaf
Next Article Gran Turismo 7 Catat Sejarah dengan Hadirnya Mobil China Pertama
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,911 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,783 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,756 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?