RELUNG.ID – Kementrian Keuangan (Kemenkeu) mencatat terdapat utang pemerintah yang jatuh tempo pada tahun 2025 mendatang.
Jumlah utang pemerintah yang harus segera dilunasi negara yaitu senilai Rp800 triliun.
Hal ini diakui oleh Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani, Kamis (6/6).
“Utang ini terdiri dari Rp705,5 triliun Surat Berharga Negara (SBN), dan Rp94,83 dari pinjaman,” kata Sri Mulyani.
Menurutnya, meski jatuh tempo pada tahun depan, bendahara negara telah memastikan hal ini tidak ada masalah. Selama APBN dalam kondisi ekonomi dan keadaan politik dalam negeri terus terjaga dengan baik.
Jika kondisi ini tetap terjaga maka pasar tidak khawatir terhadap perekonomian di Indonesia. Karena, market tentunya beranggapan baik terhadap Indonesia.
“Jadi jatuh temponya yang terlihat di sini itu tidak menjadi masalah selama persepsi terhadap APBN, kebijakan fiskal, ekonomi, dan tentu politik tetap sama,” terangnya.
Untuk diketahui, hingga saat ini utang pemerintah per April 2024 tercatat mencapai Rp8.338 triliun. Nilai tersebut naik dari bulan sebelumnya yang hanya sebesar Rp8.262 triliun.
Utang ini sendiri sebagian besar berbentuk SBN senilai Rp7.333 triliun dan pinjaman senilai Rp1.005 triliun.

