RELUNG.ID – Video seorang pria mengenakan seragam Dinas Perhubungan (Dishub) yang diduga menyerobot antrean kendaraan di sebuah SPBU di Kabupaten Bandung Barat (KBB) viral di media sosial.
Dalam video tersebut, pria yang mengenakan atribut Dishub terlihat mengendarai kendaraan dan mengambil posisi di tengah antrean kendaraan yang sedang menunggu giliran mengisi bahan bakar minyak (BBM).
Aksi itu sontak menuai protes dari sejumlah warga di lokasi. Rekaman kejadian tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan mendapat perhatian publik.
Menanggapi video yang viral, Dishub Kabupaten Bandung Barat langsung melakukan penelusuran terkait identitas pria yang mengenakan seragam tersebut.
Kepala Dishub KBB, Asep Dendih, memastikan pria dalam video bukan anggota maupun pegawai resmi Dishub KBB.
Menurut Asep, pria tersebut merupakan relawan juru parkir (jukir) yang berada dalam koordinasi Dishub. Namun, yang bersangkutan menggunakan seragam dan atribut Dishub tanpa izin.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut. Kami juga menegaskan bahwa yang bersangkutan bukan pegawai atau anggota Dishub KBB,” kata Asep saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026).
Asep menjelaskan, penggunaan seragam dan atribut kedinasan oleh relawan tersebut dilakukan tanpa seizin Dishub KBB.
“Yang bersangkutan merupakan relawan juru parkir yang menggunakan seragam dan atribut Dishub tanpa seizin kami,” ujarnya.
Dishub KBB tidak membiarkan kejadian tersebut begitu saja. Tindakan langsung diberikan kepada relawan jukir yang bersangkutan.
Atribut dan seragam Dishub yang digunakan telah ditarik oleh pihak Dishub KBB. Selain itu, surat tugasnya sebagai relawan juru parkir juga dicabut.
Asep menegaskan, penggunaan atribut kedinasan oleh orang yang bukan pegawai resmi berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
Terlebih, tindakan yang dilakukan pemakai seragam tersebut dapat membuat masyarakat mengira bahwa yang bersangkutan merupakan petugas resmi Dishub KBB.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan informasi melalui media sosial. Informasi dan kepedulian masyarakat sangat membantu kami dalam melakukan pengawasan dan evaluasi di lapangan,” kata Asep.
Dishub KBB selanjutnya akan memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap petugas maupun relawan yang menjalankan aktivitas di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan seragam dan atribut kedinasan sekaligus memastikan para petugas menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. (vid)

