RELUNG.ID – Sebuah video yang beredar di aplikasi perpesanan mendadak viral, Kamis (25/9/2025).
Dalam video tersebut, terlihat beberapa siswa Sekolah Dasar (SD) terlihat lemas dan mendapatkan perawatan di pelayanan kesehatan.
Siswa SD ini diduga mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan informasi, kejadian ini terjadi di SD 178 Sekojo, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Kamis (25/9/2025) pagi.
Dari dua video yang beredar terlihat kepanikan dimana sejumlah siswa dilarikan gurunya ke puskesmas akibat keracunan untuk segera mendapat pertolongan medis.
Para siswa terlihat lemas dan sesak napas bahkan ada yang dipasangi selang oksigen dihidungnya.
“Sesak napasnya,” kata salah satu wanita didalam video sambil menggendong siswa yang keracunan.
Video yang kedua tampak, terlihat ada siswa yang terbaring lemah dan dipasangkan selang alat bantu pernapasan. Selain itu ada yang duduk dikursi untuk berikan suntikan dari petugas medis.
Menanggapi hal ini, Camat Kalidoni, M Rama Cahya Putra membenarkan kejadian pada video tersebut. Dia mengaku ada 15 siswa yang dibawa ke puskesmas karena lesu dan lemas.
Dia belum dapat memastikan, apakah belasan siswa ini keracunan atau tidak. Karena bisa saja karena konsumsi jajanan di luar menu MBG.
“Belum tahu, apa karena keracunan. Tadi ada orang 15. Ada 5 pulang, selebihnya dibawa ke rumah sakit Pusri” singkatnya.
Seperti diketahui, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Selatan menuai beragam masalah keracunan hingga ditemukan adanya belatung dalam ompreng makanan.
Di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menu MBG yang disajikan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 8 Kayuagung terdapat belatung di dalam ompreng.
Belatung itu muncul dalam menu saus telur yang akan diberikan kepada para siswa. Kejadian ini terungkap pada Selasa (23/9/2025).
Pada hari yang sama, dua pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dilarikan ke rumah sakit lantaran muntah dan mual usai menyantap ayam dalam menu MBG yang diberikan.
Selain itu, 10 anak juga dibawa ke puskesmas karena mengalami pusing-pusing usai menyantap MBG.
Selanjutnya, sembilan murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan juga mengalami keracunan makanan setelah mengkonsumsi menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (3/9/2025).
Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan sebanyak 173 siswa dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), mengalami keracunan setelah mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (5/5/2025).
MBG di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan juga sempat dihentikan sementara setelah delapan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Tebing Tinggi mengalami sakit perut usai menyantap hidangan pada Selasa (18/2/2024). (FZP)

