RELUNG.ID – Pemasangan poster secara ugal-ugalan yang dilakukan tim calon kepala daerah di Kota Palembang berdampak kepada fisik pohon.
Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sumsel mencatat setidaknya ada ratusan pohon di sepanjang jalan protokol Kota Palembang yang mengalami kerusakan.
Karena itu, WALHI mendesak agar Bawaslu Sumsel melakukan penertiban terhadap ratusan poster calon kepala daerah yang di pasang di pohon tersebut.
“Pemasangan poster kampanye pada pohon ini merupakan pratik buruk selama masa pemilu termasuk Pilkada,” kata Kepala Divisi Kampanye WALHI Sumsel, Febrian Putra Sopah saat menggelar aksi di Kantor Bawaslu Sumsel, Rabu (31/7).
Berdasarkan hasil identifikasi tim WALHI, terdapat 219 pohon yang mengalami kerusakan akibat dipasang 233 poster calon kepala daerah.
Dimana, pemasangan poster dipohon ini tersebar di 17 kecamatan di Kota Palembang.
“Pemasangan poster di pohon ini menggunakan paku dan perekat sehingga menimbulkan luka pada kulit pohon yang menganggu aliran nutrisi serta menghambat proses fotosintesis akibatnya memperlambat pertumbuhan pohon,” ujarnya.
Dengan kerusakan pohon ini tentunya menganggu ekosistem di sekitar. Salah satunya memperburuk masalah polusi di perkotaan.
Karena itu, WALHI Sumsel mendesak Bawaslu untuk segera menghentikan dan penertibkan pemasangan poster di pohon dengan mengeluarkan surat edaran atau larangan tertulis kepada seluruh tim kampanye.
Selain itu, memperketat pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran pemasangan poster kampanye pada pohon.
“Berikan sanksi tegas kepada pihak yang melanggar aturan ini,” tegasnya.

