RELUNG.ID- Penempatan bak sampah kontainer oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Prabumulih di badan Jalan Lingkar, Kelurahan Gunung Ibul Barat, menuai keluhan warga.
Selain mengganggu, keberadaan kontainer sampah berukuran besar itu dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat malam hari karena minimnya penerangan.
Kontainer tersebut telah berada di lokasi selama sekitar satu bulan. Sejumlah pengendara mengaku hampir mengalami kecelakaan karena tidak melihat keberadaan bak sampah yang ditempatkan di tepi jalan tersebut.
“Setiap hari banyak pengendara yang melintas mengeluhkan bak sampah kontainer itu. Apalagi saat malam hari karena lampu jalan tidak ada, jadi hampir menabrak,” ujar Hasan, warga Gunung Ibul Barat, Kamis (12/6/2025).
Senada dengan itu, Heri, seorang pengguna kendaraan roda empat, juga menyebut Jalan Lingkar sangat rawan kecelakaan akibat penempatan kontainer yang tidak disertai rambu atau penerangan.
“Kalau dibiarkan seperti ini, tidak menutup kemungkinan terjadi kecelakaan,” katanya.
Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Perkim Kota Prabumulih, Maiduty Fitriansyah, ST, MT, menyatakan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan jajaran teknis di lapangan.
“Silakan tanyakan ke Kepala Bidang, karena saya tidak menguasai langsung kondisi lapangan. Seharusnya memang kontainer diletakkan dengan landasan agar bisa digeser ke pinggir jalan,” jelas Maiduty.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril menegaskan, penempatan kontainer di badan jalan tidak dapat dibenarkan dan harus segera ditindaklanjuti.
“Jangan diletakkan di badan jalan. Saya akan langsung berkoordinasi dengan Dinas Perkim dan Kelurahan Gunung Ibul Barat agar kontainer segera dipindahkan ke lahan kosong di pinggir jalan. Ini sangat membahayakan pengendara, baik sepeda motor maupun mobil,” tegas Franky.[SMP]

