Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»17 DPD Partai Berkarya di Sumsel Resmi Bubarkan Diri, Gabung ke Parindra
Politik

17 DPD Partai Berkarya di Sumsel Resmi Bubarkan Diri, Gabung ke Parindra

alwiBy alwi10/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
17 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Berkarya Se-Sumatera Selatan (Sumsel) resmi membubarkan diri dan menyatakan bergabung dengan partai baru, Partai Indonesia Raya (Parindra). (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sebanyak 17 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Berkarya se–Sumatera Selatan (Sumsel) secara resmi membubarkan diri dan menyatakan bergabung dengan Partai Indonesia Raya (Parindra), Sabtu (7/2/2026).

Keputusan ini diambil menyusul krisis kepercayaan terhadap kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Muchdi Purwoprandjono (Muchdi PR), yang dinilai tidak menjalankan hasil Musyawarah Nasional (Munas) secara konsisten.

Baca juga :   Pasca Musda, Golkar Sumsel Mulai Konsolidasi, 181 Kader Masuk Kepengurusan Baru

Ketua DPD Partai Berkarya Ogan Ilir, Edi Supardi, mengatakan pembubaran diri dilakukan setelah muncul ketidakharmonisan antara Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Berkarya.

“Kami sepakat membubarkan diri karena kepengurusan DPP hasil Munas tidak berjalan. Ada ketidaksesuaian antara ketua umum dan sekjen, serta banyak keputusan yang tidak sesuai mekanisme,” kata Edi, Senin (9/2/2026).

Keputusan tersebut diambil dalam pertemuan pengurus Partai Berkarya Sumsel yang digelar di kantor DPW, Sabtu lalu. Pertemuan itu dihadiri Ketua DPW Partai Berkarya Sumsel Mayjen TNI (Purn) Teddy Surachmat dan Wakil Ketua DPW Syaradiba Agustina.

Baca juga :   Jelang Pencoblosan, KPU OKU Timur Musnahkan Ratusan Lembar Surat Suara Pilkada 2024

DPD yang menyatakan keluar di antaranya berasal dari Muara Enim, PALI, Pagaralam, Palembang, Prabumulih, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin, serta Ogan Komering Ulu (OKU) Induk.

Teddy Surachmat menjelaskan bahwa sebelumnya DPW Partai Berkarya Sumsel juga telah lebih dahulu membubarkan diri dan bergabung ke Parindra. Untuk wilayah Sumsel, kepengurusan Parindra kini telah terbentuk dengan Syaradiba Agustina sebagai Ketua DPD Parindra Sumsel.

Menurut Teddy, Parindra didirikan oleh mantan pengurus DPP Partai Berkarya yang kecewa terhadap kepemimpinan Muchdi PR. Parindra dideklarasikan pada 26 Januari 2026.

Baca juga :   Faktor Keamanan, Debat Kandidat PSU Empat Lawang Digelar di Palembang

“Pendirian Parindra dilatarbelakangi konflik internal dan ketidakpatuhan Ketua Umum terhadap keputusan Munas,” ujar Teddy, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua II DPP Parindra.

Ia menyebutkan, secara nasional sudah 34 dari 38 DPW Partai Berkarya menyatakan keluar dan bergabung dengan Parindra.

Untuk kepengurusan sementara Parindra tingkat pusat, Teddy menyebutkan posisi Ketua Umum dijabat Prof Dr Irmanjaya Thaher, Sekretaris Jenderal Mayjen TNI (Purn) Achmad Daniel Chardin, dan Bendahara Umum Mayjen TNI (Purn) Suparlan Purwo Utomo.

Baca juga :   Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua Rocky Gerung Anggota

Teddy juga membeberkan sejumlah pelanggaran yang dilakukan Ketua Umum Partai Berkarya pasca-Munas, di antaranya membentuk kepengurusan DPP tanpa melibatkan tim formatur, mengganti sekjen secara sepihak, serta mengambil keputusan tanpa mekanisme organisasi.

“Berbagai mosi tidak percaya sudah diajukan oleh DPW dan DPD, namun tidak pernah ditindaklanjuti. Karena itu, kami memilih mundur dan membentuk partai baru,” tutupnya. (DSK)

Munas Parindra Partai Berkarya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePolda Sumsel Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah Safari Ramadan Forkopimda
Next Article 20 Ribu Dosis Tiba, Sumsel Siap Gas Vaksinasi PMK Ternak Sapi
alwi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,907 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,779 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,752 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?