Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»6 Bulan Diluncurkan, Sumsel Health Tourism Mulai Tarik Pasien yang Batal Berobat ke Malaysia
Regional

6 Bulan Diluncurkan, Sumsel Health Tourism Mulai Tarik Pasien yang Batal Berobat ke Malaysia

alwiBy alwi04/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Sumsel Apriyadi didampingi Kadinkes Sumsel, Trisnawarman, seusai rapat evaluasi Sumsel Health Tourism. (Toriq Abdullah/RELUNG.ID)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Program Health Tourism atau wisata kesehatan yang digagas Pemprov Sumsel mulai menunjukkan hasil positif setelah enam bulan diluncurkan.

Sejumlah warga Sumatera Selatan yang sebelumnya berencana menjalani pemeriksaan kesehatan (medical check-up/MCU) ke Malaysia kini memilih memanfaatkan layanan rumah sakit di Palembang.

Baca juga :   Sumsel Sudah Kantongi Rp1,4 T per Mei, Pajak Bahan Bakar Paling Moncer

Temuan tersebut mengemuka dalam rapat evaluasi enam bulan pelaksanaan program Health Tourism yang dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Sumsel, Apriyadi, bersama Dinas Kesehatan, rumah sakit, perguruan tinggi, dan biro perjalanan.

Apriyadi mengatakan evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan program sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki agar Palembang mampu menjadi tujuan wisata kesehatan yang kompetitif.

“Program ini masih baru sehingga masih banyak yang harus dibenahi. Yang paling penting adalah memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarpihak agar layanan kesehatan dan sektor pariwisata bisa berjalan beriringan,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Baca juga :   Pemprov Sumsel Salurkan Hibah Rp6 Miliar ke Unsri, Fokus Infrastruktur dan Riset

Menurut Apriyadi sejumlah langkah telah disiapkan, di antaranya memperkuat kerja sama rumah sakit dengan Politeknik Pariwisata untuk meningkatkan kualitas pelayanan, serta menggandeng biro perjalanan agar mampu memasarkan paket wisata kesehatan secara lebih luas.

Dia menilai Palembang memiliki modal yang tidak dimiliki semua daerah. Selain didukung rumah sakit dengan fasilitas yang memadai, kota ini juga mempunyai daya tarik kuliner dan budaya yang dapat menjadi nilai tambah bagi pasien maupun pendamping yang datang.

“Kalau orang berbicara Palembang, pasti ingat pempek, songket, dan wisata budayanya. Potensi inilah yang harus kita kemas menjadi satu paket bersama layanan kesehatan,” katanya.

Baca juga :   Empat Pasutri di Malaysia Ditangkap Terkait Dugaan Penyiksaan ART Asal Indonesia

Ia menjelaskan sasaran utama program tersebut saat ini adalah masyarakat Sumatera Selatan agar tidak lagi memilih berobat ke luar negeri maupun ke daerah lain untuk layanan kesehatan tertentu.

“Harapan kami masyarakat yang ingin berobat atau melakukan medical check-up tidak perlu lagi ke luar negeri. Di Palembang sudah ada rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan itu, seperti RS Siti Fatimah, RS Mohammad Hoesin, dan rumah sakit lainnya,” jelasnya.

Dia mengungkapkan hasil awal program mulai terlihat. Beberapa warga yang semula berencana menjalani MCU di Malaysia akhirnya membatalkan keberangkatan setelah mendapatkan informasi mengenai layanan kesehatan di Palembang.

Baca juga :   Waspada, Diperkirakan Hari ini Cuaca Palembang Kembali Alami Hujan Petir

“Sudah ada masyarakat Sumsel yang awalnya ingin ke Malaysia, tetapi setelah mendapat penjelasan akhirnya memilih MCU di sini. Ini menjadi sinyal positif bahwa kepercayaan masyarakat mulai tumbuh,” ujarnya.

Tak hanya itu, dirinya juga menyebutkan ada warga mancanegara yang memeriksa kesehatan di Lubuklinggau.

“Tadi juga saya mendapatkan informasi bahwa ada warga mancanegara yang ke Lubuklinggau. Tapi tetap sasaran kita mengerem warga Sumsel untuk ke luar negeri, “kata dia.

Baca juga :   Pemprov Sumsel Genjot Strategi Pengentasan Kemiskinan, Target Turun Signifikan di 2025

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarman mengatakan evaluasi enam bulan dilakukan untuk mengukur efektivitas program sejak resmi diluncurkan.

Menurutnya, promosi yang melibatkan travel agent mulai memberikan dampak terhadap peningkatan kunjungan pasien ke sejumlah rumah sakit yang menjadi bagian dari program Health Tourism.

“Alhamdulillah sudah mulai ada pergerakan pasien. Travel agent juga mulai memperkenalkan layanan ini, baik kepada masyarakat lokal maupun di luar daerah,” katanya.

Baca juga :   Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Hari UMKM Nasional 2024, Sekda Sumsel Minta Begini

Meski demikian, dirinya mengakui membangun citra Sumsel sebagai destinasi wisata kesehatan membutuhkan waktu. Ia menilai keberhasilan Malaysia sebagai tujuan wisata medis tidak dibangun dalam waktu singkat, sehingga Sumsel harus terus melakukan promosi secara berkelanjutan.

“Kita tidak bisa langsung seperti Malaysia. Yang penting masyarakat tahu bahwa rumah sakit di Palembang kualitasnya tidak kalah. Tinggal bagaimana strategi pemasaran dan pelayanan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menambahkan promosi akan diperluas melalui berbagai media, termasuk videotron, media massa, media digital, serta jaringan biro perjalanan agar semakin banyak masyarakat mengetahui layanan wisata kesehatan yang tersedia di Palembang. (LWM)

Malaysia Pemprov Sumsel Sumsel Health Tourism
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePN Jaksel Terima Permohonan Praperadilan Dokter Tifa, Sidang Perdana 13 Agustus
Next Article Uni Eropa Mulai Terapkan Aturan Transparansi AI, Pelanggar Terancam Denda hingga Rp285 Miliar
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,902 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,775 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,747 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?