Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Google Ganti Nama NotebookLM Menjadi Gemini Notebook, Hadirkan Fitur Analisis Data Berbasis Cloud
Regional

Google Ganti Nama NotebookLM Menjadi Gemini Notebook, Hadirkan Fitur Analisis Data Berbasis Cloud

alwiBy alwi17/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gemini Notebook. (Google)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Google resmi mengganti nama layanan pencatatan dan riset berbasis kecerdasan buatan (AI) NotebookLM menjadi Gemini Notebook.

Perubahan ini menandai langkah baru Google dalam memperkuat integrasi layanan tersebut ke dalam ekosistem Gemini dan berbagai produk AI lainnya.

Baca juga :   Android 17 Hadirkan Fitur “Continue On”, Pengguna Bisa Lanjutkan Tugas Antar Perangkat

NotebookLM pertama kali diperkenalkan sebagai proyek eksperimental Google Labs pada 2023.

Sejak saat itu, popularitasnya terus meningkat hingga kini telah digunakan oleh lebih dari 30 juta pengguna dan lebih dari 600.000 organisasi di seluruh dunia.

Google menilai perkembangan tersebut membuat nama NotebookLM tidak lagi mencerminkan peran layanan yang kini menjadi bagian penting dari strategi AI perusahaan.

Baca juga :   Waspada Bencana Hidrometeorologi, BMKG Sumsel Prediksi Pasang Maksimum Sungai Musi Capai 3,6 Meter

“Produk ini pada dasarnya telah berkembang melampaui namanya,” ujar Google dalam pengumuman resminya.

Meski berganti nama, Gemini Notebook untuk sementara tetap hadir sebagai layanan mandiri yang difokuskan sebagai alat riset berbasis AI.

Namun ke depannya, Google akan memperluas integrasi layanan ini ke berbagai platform, termasuk aplikasi Gemini dan Google Search.

Baca juga :   Heboh Bendera One Piece Dikibarkan di Samping Merah Putih Jelang HUT RI ke-80, Ini Respons Warganet


Perusahaan menyebut Gemini Notebook akan memainkan peran yang lebih besar di seluruh ekosistem Google, sehingga pengguna dapat mengakses dan memanfaatkan notebook mereka dengan lebih mudah di berbagai layanan.

Selain pergantian nama, Google juga meluncurkan pembaruan yang menghadirkan akses ke komputer cloud yang aman untuk setiap notebook.

Melalui fitur ini, Gemini Notebook dapat menulis dan menjalankan kode secara native tanpa memerlukan layanan tambahan.

Baca juga :   Gara-gara Asap Tebal, Penerbangan di Bandara SMB II Sempat Dialihkan ke Batam

Kemampuan tersebut dirancang untuk membantu pengguna melakukan analisis data yang lebih kompleks berdasarkan sumber informasi yang tersimpan di dalam notebook.

Saat ini, fitur komputasi cloud tersebut tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra dan pelanggan Google Workspace.

Sementara itu, Google memastikan fitur yang sama akan mulai tersedia bagi seluruh pengguna Gemini Pro versi web dalam beberapa minggu ke depan.

Baca juga :   Hari Ini, Google Rilis Final Android 16 untuk Perangkat Pixel

Tak hanya itu, Google juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Gemini Notebook akan terintegrasi dengan AI Mode di Google Search.

Integrasi ini memungkinkan pengguna mengakses notebook mereka langsung dari fitur pencarian berbasis AI, selain melalui aplikasi Gemini yang sudah mendukung layanan tersebut.

Langkah ini menunjukkan upaya Google menjadikan Gemini Notebook bukan sekadar aplikasi pencatat berbasis AI, melainkan platform riset, analisis data, dan pengelolaan informasi yang semakin terhubung dengan seluruh ekosistem Gemini. (LWM)

Gemini Notebook Google Google AI Ultra Google Workspace
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJelang Muktamar ke-35 NU, PWNU Sumsel Matangkan Sikap Soal Dukungan Calon Ketua Umum PBNU
Next Article Periksa Bobby Adhityo, KPK Cecar Soal Pengaturan Audit BPK di Laporan Keuangan Pemkab Muara Enim
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,870 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,743 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,716 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?