Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Karhutla Meluas, Dinkes Sumsel Wanti-wanti Lonjakan ISPA
Regional

Karhutla Meluas, Dinkes Sumsel Wanti-wanti Lonjakan ISPA

alwiBy alwi04/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman. (Thoriq Abdullah/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Memasuki puncak musim kemarau yang dibarengi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan (Sumsel) mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Meski secara keseluruhan angka kasus pada semester pertama 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, risiko peningkatan diperkirakan masih terbuka seiring memburuknya kualitas udara akibat asap.

Baca juga :   493 Hotspot Muncul dalam 10 Hari, Empat Daerah di Sumsel Masuk Zona Waspada Karhutla

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, mengatakan pola peningkatan kasus ISPA hampir selalu terjadi saat musim kemarau, terlebih ketika karhutla mulai meluas di sejumlah wilayah.

“Biasanya setiap musim kemarau memang ada peningkatan kasus ISPA, apalagi jika disertai karhutla yang menyebabkan asap,” katanya, saat ditemui di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (4/8/2026).

Data Dinkes Sumsel menunjukkan jumlah kasus ISPA dari Januari hingga Juni 2026 cenderung lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Baca juga :   Polres Empat Lawang dan Pemda Kompak Cegah Karhutla, Ikrar Bersama Digelar di Sembilan Kecamatan

Pada Januari 2026 tercatat 50.651 kasus dan menurun menjadi 33.582 kasus pada Juni. Sebagai perbandingan, Januari 2025 mencatat 45.131 kasus dan Juni mencapai 40.067 kasus.

Meski tren semester pertama membaik, Dinkes menilai kondisi tersebut belum bisa menjadi indikator bahwa ancaman ISPA telah berakhir.

Memasuki Agustus hingga September, kualitas udara diperkirakan berpotensi menurun akibat kemarau dan karhutla.

Baca juga :   Lima Kabupaten di Sumsel Rawan Banjir Bandang, BPBD Imbau Warga Waspada

Palembang masih menjadi daerah dengan jumlah kasus ISPA tertinggi di Sumsel, yakni mencapai 85.032 kasus. Diikuti Muara Enim sebanyak 30.668 kasus, Musi Banyuasin 17.946 kasus, Kabupaten Lahat 13.523 kasus, Musi Rawas 13.700 kasus, Banyuasin 14.140 kasus, dan OKU Timur 15.109 kasus. Sementara daerah lain seperti OKI, Ogan Ilir, Lubuklinggau, Prabumulih, hingga Pagar Alam juga masih mencatat ribuan kasus.

Menurut Trisnawarman, ISPA merupakan infeksi yang menyerang saluran pernapasan, mulai dari hidung hingga paru-paru. Penyebabnya beragam, mulai dari infeksi virus, bakteri, jamur, hingga paparan polusi udara seperti asap kendaraan maupun asap kebakaran hutan.

“Keluhan yang paling sering dialami penderita antara lain batuk, pilek, hidung tersumbat, demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, hingga badan terasa lemas. Pada kondisi yang lebih berat, penderita dapat mengalami sesak napas, nyeri dada, demam tinggi berkepanjangan, bahkan bibir membiru sehingga memerlukan penanganan medis segera,”kata dia.

Baca juga :   Jadwal Buka Puasa Ramadhan 20 April 2023 untuk Wilayah Palembang dan Sekitarnya

Kelompok yang paling rentan mengalami ISPA adalah balita, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis. Daya tahan tubuh yang lebih rendah membuat kelompok tersebut lebih mudah mengalami komplikasi ketika terpapar polusi udara.

Menghadapi musim kemarau, Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk menjaga kualitas udara di dalam rumah dengan membuka ventilasi setiap pagi, menghindari paparan asap rokok maupun pembakaran sampah, serta menggunakan masker saat kualitas udara memburuk atau ketika beraktivitas di luar ruangan.

Selain itu, masyarakat juga diminta menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti rutin mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga, memenuhi kebutuhan istirahat, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk berkepanjangan, demam tinggi, atau sesak napas.

Baca juga :   Lakukan Pelanggaran Berat, Dua Personil Polres Musi Rawas Dipecat

“Jangan menunggu sampai kondisi berat. Jika keluhan tidak membaik atau muncul sesak napas, segera datang ke puskesmas atau rumah sakit agar bisa ditangani lebih cepat,” tutupnya. (THQ)

Dinkes Sumsel ISPA Karhutla
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBawa Kabur Motor Teman, Residivis di Lubuklinggau Ditangkap di Palembang
Next Article Kasus Kecelakaan Maut Muratara, Bos Truk Tangki Klaim Kendaraan Laik Jalan
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,870 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,743 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,716 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?