Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Perkuat Kepatuhan Ruang Pertambangan Batu Andesit, Pemkab OKU Timur Luncurkan SIPATUH TAMBANG
Regional

Perkuat Kepatuhan Ruang Pertambangan Batu Andesit, Pemkab OKU Timur Luncurkan SIPATUH TAMBANG

alwiBy alwi26/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Peluncuran SIPATUH TAMBANG. (Dok Pemkab OKU Timur)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) meluncurkan inovasi SIPATUH TAMBANG (Pembinaan Kepatuhan Pemanfaatan Ruang Kawasan Pertambangan Batu Andesit), Rabu (26/8/2026).

Peluncuran inovasi yang digagas Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUTR OKU Timur, Setiya Budi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Dinas PUTR OKU Timur.

Baca juga :   Lansia di OKU Timur Melonjak, Pemkab Luncurkan Sekolah Ini

SIPATUH TAMBANG dihadirkan sebagai upaya memperkuat pembinaan dan pengendalian pemanfaatan ruang pada kawasan pertambangan batu andesit.

Pemerintah daerah menilai aktivitas pertambangan yang mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur perlu diiringi tata kelola pemanfaatan ruang yang tertib dan sesuai ketentuan.

Inovasi tersebut lahir dari sejumlah persoalan dalam pembinaan kawasan pertambangan, antara lain pembinaan yang belum terstruktur dan berkelanjutan, koordinasi antar-pemangku kepentingan yang masih perlu diperkuat, serta data tata ruang dan perizinan yang belum terintegrasi secara optimal.

Baca juga :   Uang Sitaan Rp2,4 Miliar dari Bawaslu Dikembalikan ke Pemkab OKU Timur

Kondisi itu dinilai dapat menghambat pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengendalian pemanfaatan ruang serta berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian pemanfaatan ruang.

Dalam sambutan Bupati OKU Timur yang disampaikan Asisten I Setda OKU Timur, Dwi Supriyanto, pemerintah daerah menegaskan pentingnya penguatan tata kelola pemanfaatan ruang di kawasan pertambangan.

Menurutnya, kehadiran SIPATUH TAMBANG menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak agar pemanfaatan ruang berjalan sesuai ketentuan.

Baca juga :   Suhu Udara di Palembang Diprakirakan Capai 33 Derajat Celsius

“Inovasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pembinaan kepatuhan pemanfaatan ruang, memperkuat koordinasi lintas sektor, memanfaatkan teknologi informasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang penataan ruang,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PUTR OKU Timur, Ella Nursanti mengatakan, SIPATUH TAMBANG dibangun sebagai mekanisme pembinaan, pengendalian, dan pemantauan terhadap kegiatan pemanfaatan ruang pada kawasan pertambangan batu andesit.

“Melalui SIPATUH TAMBANG, kami berupaya membangun mekanisme pembinaan, pengendalian, dan pemantauan terhadap kegiatan pemanfaatan ruang pada kawasan pertambangan batu andesit di Kabupaten OKU Timur,” katanya.

Baca juga :   Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku, Vaksinasi Serentak Digelar di OKU Timur

Menurutnya, pendekatan yang diterapkan tidak hanya mengandalkan pengawasan. Pembinaan juga dilakukan secara preventif melalui sosialisasi, konsultasi, dan edukasi kepada pelaku usaha mengenai ketentuan tata ruang, perizinan berusaha, serta kewajiban dalam pemanfaatan ruang.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, SIPATUH TAMBANG memanfaatkan website ESOK LEBIH MULIA sebagai media pembinaan digital.

Baca juga :   BBW Books Kembali ke Palembang, Hadirkan Lebih dari 1 Juta Buku

Platform tersebut dikembangkan sebagai pusat informasi regulasi tata ruang, edukasi, publikasi kegiatan pembinaan, penyedia data kawasan pertambangan, sekaligus media komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.

Selain itu, inovasi ini mencakup penyusunan database kawasan pertambangan batu andesit, monitoring dan evaluasi kepatuhan, serta pelibatan perangkat daerah dan pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pembinaan dan pengendalian pemanfaatan ruang.

Penerapan sistem digital tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintah daerah dapat memperoleh database kepatuhan yang terintegrasi sebagai dukungan dalam pengambilan keputusan.

Baca juga :   Ultimatum Pelaku Jambret Pelajar SMP di Palembang, Polisi: Menyerah Atau Ditembak!

Di sisi lain, pelaku usaha dan pemangku kepentingan memperoleh akses yang lebih mudah terhadap informasi tata ruang, regulasi, serta materi pembinaan kepatuhan.

Digitalisasi tersebut juga diproyeksikan menghasilkan efisiensi anggaran sekitar Rp30,36 juta per tahun. Efisiensi tersebut berasal dari kegiatan pembinaan dan sosialisasi sebesar Rp18,4 juta serta efisiensi survei lapangan melalui pemanfaatan data citra sebesar Rp11,96 juta.

Pemanfaatan website, database digital, dan data citra diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap dokumen fisik dan kegiatan lapangan, sekaligus membantu pemerintah daerah mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.

Baca juga :   63 Pasangan di OKU Timur Ikuti Isbat Nikah Terpadu Zona II

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Setiya Budi AF selaku penggagas SIPATUH TAMBANG.

Materi tersebut mencakup konsep dan mekanisme inovasi, penguatan pembinaan, pemanfaatan teknologi informasi, pengelolaan data, hingga monitoring kepatuhan pemanfaatan ruang di kawasan pertambangan.

“Melalui SIPATUH TAMBANG menuju ESOK LEBIH MULIA, Pemkab OKU Timur berupaya membangun pola pembinaan pemanfaatan ruang yang tidak hanya mengandalkan pengawasan, tetapi juga mengedepankan edukasi, data, koordinasi, dan teknologi,” tutupnya. (LWM)

Batu Andesit Pemkab OKU Timur PUTR SIPATUH TAMBANG
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSayembara Ijazah SMA Gibran Tembus Rp5 Miliar, Denny Indrayana Ungkap Perkembangan Terbaru
Next Article Puluhan Ibu-ibu Geruduk Rumah Mewah di Jaksel, Protes Renovasi hingga Persoalkan Kepemilikan
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,007 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,877 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,850 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?