Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Diduga Jadi Korban Bullying, Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang Alami Patah Tulang
Regional

Diduga Jadi Korban Bullying, Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang Alami Patah Tulang

alwiBy alwi14/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi kekerasan (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Salah satu siswa SMP Sekolah Rakyat (SR) di Empat Lawang berinisial E terpaksa mendapatkan perawatan medis di RSUD Empat Lawang.

Hal ini dikarenakan E mengalami patah tulang pada tangan kanannya diduga menjadi korban bullying atau perundungan.

Baca juga :   Sempat Jalani Perawatan di RSUD Bari, Plt Kepala Bapenda Palembang Tutup Usia

Berdasarkan unggahan akun instagram @artia_lulu06, kejadian bullying ini terjadi pada Kamis lalu 10 September 2026 lalu yang diduga dilakukan 4 siswa SMP dan 1 siswa SMA.

Kejadian bermula dari teguran karena ribut setelah sholat Isya saat pembagian bantal.

“Keponakan kami kemudian dicegat. Berdasarkan keterangan yang kami terima korban ditutup matanya, dihempaskan, dicekik hingga mengalami cidera patah tangan,” isi postingan tersebut.

Baca juga :   Ubah Pekarangan Jadi Ladang Terong, Warga Muara Pinang Tak Pusing Lagi Beli Sayuran

Padahal korban baru 2 hari masuk di SR setelah MPLS yang dibuka secara resmi oleh Bupati Empat Lawang.

“Kami harap kejadian ini menjadi perhatian serius dan meminta adanya perlindungan terhadap anak untuk memastikan proses pendidikan mereka aman,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Empat Lawang, Ice Apra Listiana, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Baca juga :   Lansia Asal Empat Lawang Ditangkap Usai Curi Motor di Pagar Alam

“Iya, benar itu di Sekolah Rakyat Empat Lawang,” ungkap Ice saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Terpisah, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno mengatakan, pihak sekolah langsung mengambil langkah setelah peristiwa terjadi pada Kamis malam, 10 September 2026.

Wali asrama disebut segera turun tangan untuk menghentikan kejadian.

Baca juga :   Masa Tunggu Haji 2027 Berkurang, Dari 26 Tahun Jadi 14 Tahun

“Kami sangat prihatin atas kejadian tersebut. Begitu peristiwa terjadi, wali asrama segera melerai dan mengamankan anak-anak yang terlibat,” kata Suparno melalui WhatsApp.

Menurutnya, peserta didik yang mengalami luka juga segera dibawa untuk mendapatkan penanganan medis. Langkah tersebut menjadi respons awal sekolah untuk memastikan kondisi anak mendapat perhatian.

Suparno menegaskan, keselamatan dan perlindungan seluruh peserta didik menjadi prioritas sekolah. Pihaknya juga terus membuka komunikasi dengan keluarga serta berkoordinasi dengan pihak berwenang.

Baca juga :   Sekolah Rakyat di Empat Lawang Diresmikan, Siswa SMP dan SMA Mulai MPLS

“Sekolah terus berkomunikasi dengan keluarga dan berkoordinasi dengan pihak yang berwenang. Kami menghormati proses yang saat ini berlangsung,” ujarnya.

Di tengah proses tersebut, sekolah tidak hanya berfokus pada penanganan anak yang mengalami luka. Sistem pengawasan dan pola pengasuhan di lingkungan asrama turut dievaluasi.

Evaluasi itu dinilai penting untuk menemukan celah yang memungkinkan peristiwa serupa terjadi. Sekolah menyatakan langkah perbaikan diperlukan agar keamanan peserta didik semakin terjamin.

Baca juga :   Penumpang Kereta Api dari Stasiun Muara Enim Tembus 45 Ribu pada Semester I 2026

“Kami juga melakukan evaluasi terhadap pengawasan dan pengasuhan di lingkungan asrama agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (SLM)

Bullying Empat Lawang Perundungan Sekolah Rakyat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePerselisihan Dalam Keluarga, Adik di Musi Rawas Tusuk Kakak Kandung Hingga Tewas
Next Article Viral Dugaan Kebocoran Pipa Medco di Musi Rawas, DPRD Sumsel Soroti Dampak Hingga Pasokan Energi
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,989 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,860 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,833 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?