Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dilaporkan Sejak 30 Oktober, Penyidikan Dugaan Kasus Jenderal Listyo Sigit Berlangsung Hampir Sepekan

03/11/2026

Ternyata LSP Sudah Sadap Nomor Presiden Prabowo Sejak 2025, Begini Kronologinya

03/11/2026

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Sejumlah Pati Polri Disebut Jadi Tersangka

03/11/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Tuesday, 3 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»100 Pesepeda Telusuri Jejak Sejarah Kota Lahat Lewat Historical Bike
Indeks

100 Pesepeda Telusuri Jejak Sejarah Kota Lahat Lewat Historical Bike

ADMINBy ADMIN25/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sekitar 100 peserta dari berbagai komunitas mengikuti Lahat Historical Bike dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Minggu (25/10/2026). Tak sekadar berolahraga, kegiatan ini mengajak peserta menelusuri jejak sejarah Kota Lahat melalui bangunan kolonial, peninggalan perkeretaapian, hingga situs pendidikan bersejarah.

Rombongan memulai perjalanan dari kawasan Car Free Day di sekitar Tugu Kolonel Barlian, Kelurahan Bandar Jaya. Peserta kemudian menyusuri sejumlah titik bersejarah yang menjadi saksi perkembangan Lahat dari masa kolonial hingga sekarang.

Sebelum berangkat, Kasatlantas Polres Lahat AKP Desi Azhari memberikan arahan tentang keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. Perwira yang baru dua hari menjabat itu mengingatkan peserta agar mematuhi aturan selama bersepeda.

Baca juga :   Jelang Debutnya 26 Juli, Mitsubishi Bocorkan Desain Triton 2024 'Beast Mode'

Titik pertama yang disinggahi adalah pertigaan Masjid Al Mutaqim. Peserta mendapat penjelasan mengenai sejarah kawasan tersebut yang berdasarkan keterangan dalam kegiatan itu, dahulu merupakan area pemakaman masyarakat Tionghoa atau dikenal sebagai Kuburan Cina.

Perjalanan berlanjut ke Bengkel Balai Yasa melalui Jalan Prof. Emil Salim. Bengkel perawatan kereta api yang telah beroperasi sejak 1931 itu menjadi salah satu peninggalan penting dalam perkembangan transportasi kereta api di Sumatera Selatan.

Dari sana, rombongan menuju Terowongan Gunung Gajah yang mulai beroperasi pada 1929. Terowongan tersebut menjadi bagian penting jalur kereta api sekaligus saksi perkembangan infrastruktur perkeretaapian di Lahat.

Baca juga :   Pembentukan Satgas Pencegahan Illegal Drilling di Kabupaten Musi Banyuasin

Peserta kemudian mengunjungi kompleks sekolah Santo Yosef, salah satu kawasan pendidikan bersejarah di kota itu. SD Santo Yosef mulai beroperasi pada 1936, disusul SMP pada 1938 dan SMA pada 1967.

Lembaga pendidikan tersebut turut mewarnai perjalanan pendidikan di Lahat dan melahirkan sejumlah tokoh, di antaranya Saifuddin Aswari, Bursah Zarnubi, Komjen Pol Susno Duadji, dan Sri Meliyana.

Penelusuran berlanjut ke kawasan yang dahulu menjadi pusat pemerintahan Afdeling Palembang Dataran Tinggi. Pada masa kolonial, wilayah administrasi ini mencakup sejumlah daerah yang kini menjadi kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, termasuk Prabumulih, PALI, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Pagar Alam, Lubuklinggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara.

Baca juga :   Ali Fikri Dicopot dari Posisi Juru Bicara KPK Secara Mendadak

Pusat pemerintahan saat itu berada di tepian Sungai Lematang. Kawasan yang dikenal masyarakat pada era 1970-an hingga 1990-an sebagai Benteng tersebut masih menyimpan sejumlah bangunan peninggalan kolonial.

Salah satunya rumah dinas Asisten Residen yang kemudian digunakan sebagai rumah dinas Bupati Lahat. Sejumlah bangunan lama bergaya Indies Style, yang memadukan unsur arsitektur Eropa dan lokal, juga masih dapat dijumpai.

Sementara itu, bekas Kantor Asisten Residen yang pernah menjadi Kantor Bupati Lahat kini telah digantikan bangunan baru yang difungsikan sebagai Perpustakaan Daerah.

Baca juga :   Hamil Anak Kedua, Begini Kisah Asmara Song Joong Ki dan Katie Loise Saunders

Sebelum mengakhiri perjalanan, rombongan singgah di Gereja Santa Maria yang selesai dibangun pada 1933. Bangunan tersebut masih mempertahankan bentuk aslinya dan menjadi salah satu peninggalan bersejarah di Kota Lahat.

Di sekitar gereja, dahulu terdapat tiga bangunan kolonial bergaya Indies Style. Kini, hanya satu yang disebut masih bertahan, yakni rumah dinas Manajer PLN UP3 Lahat. Dua bangunan lainnya telah digantikan bangunan baru.

Rangkaian perjalanan berakhir di Lapangan MTQ Lahat. Sepanjang rute, peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga mengenal lebih dekat sejarah perkeretaapian, pendidikan, dan pemerintahan yang membentuk identitas Kota Lahat.

Baca juga :   Liburan Imlek ke Jakarta, Pelancong dari Palembang Sebaiknya Hindari Titik Macet Ini

Peserta, Mirlan, menilai kegiatan tersebut menarik dan layak dijadikan agenda rutin.

“Mantap, keren gowes ini dan perlu dijadikan agenda rutin,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan AKP Irsan Rumsi. Ia menilai kegiatan tersebut memberi manfaat bagi kesehatan sekaligus menambah wawasan mengenai sejarah daerah.

“Alhamdulillah, gowes sehat, menyenangkan, dan mendapat pengetahuan tentang sejarah Kota Lahat,” katanya. (DSK)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKejati Jatim Telusuri Asal Rp687,5 Juta yang Diterima Eks Kadis ESDM Nurkholis
Next Article Puting Beliung Terjang Banyuasin, Empat Rumah Rusak dan Dua Warga Luka
ADMIN

Related Posts

Hukum

Dilaporkan Sejak 30 Oktober, Penyidikan Dugaan Kasus Jenderal Listyo Sigit Berlangsung Hampir Sepekan

03/11/20261 Views
Hukum

Ternyata LSP Sudah Sadap Nomor Presiden Prabowo Sejak 2025, Begini Kronologinya

03/11/20267 Views
Hukum

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Sejumlah Pati Polri Disebut Jadi Tersangka

03/11/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202331,810 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202431,617 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202525,550 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,405 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,363 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?