RELUNG.ID — Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Pengguna Sungai Lalan melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) pada Senin (26/8/2024).
Mereka mendesak pemerintah untuk segera membangun kembali Jembatan Lalan P.6 yang ambruk akibat ditabrak kapal tongkang, yang menyebabkan terhambatnya aktivitas masyarakat setempat.
Koordinator aksi, Diki, menyampaikan bahwa kerusakan jembatan tersebut telah menyebabkan kesulitan besar bagi masyarakat sekitar.
“Saat ini, masyarakat tidak dapat beraktivitas dengan normal. Pengangkutan hasil bumi menjadi sulit, dan anak-anak harus menempuh rute yang lebih jauh dan berbahaya untuk ke sekolah,” ujarnya dalam orasi.
Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut telah menyebabkan isolasi bagi warga yang tinggal di daerah sekitar Sungai Lalan, yang berdampak buruk pada perekonomian dan pendidikan.
“Orang-orang di daerah terisolir tidak dapat mencari nafkah, dan banyak anak-anak memilih untuk tidak pergi ke sekolah karena jarak yang terlalu jauh dan kondisi jalan yang berbahaya,” ungkap Diki.
Selain itu, Diki juga menekankan bahwa kebijakan yang tidak segera mengatasi permasalahan ini dapat berdampak besar pada sektor angkutan sungai, di mana ribuan tenaga kerja menggantungkan hidupnya.
“Banyak orang bekerja di perusahaan-perusahaan angkutan kapal tongkang dan dermaga, dan mereka semua menggantungkan hidup pada industri ini,” jelasnya.
Mereka mendesak Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel untuk segera membuka kembali akses jalur Sungai Lalan dan memulihkan fungsinya demi kelancaran aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat setempat.
“Kami meminta pemerintah untuk segera memperbaiki kerusakan Jembatan P.6 dengan membersihkan jalur Sungai Lalan yang penuh dengan reruntuhan jembatan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PUBMTR Sumsel, Ridwan, menyatakan bahwa Pemprov Sumsel sudah melakukan rapat untuk membahas pembangunan kembali jembatan serta pembersihan puing-puing yang ada.
“Kami telah melakukan rapat pembahasan dan memanggil pengusaha serta perusahaan terkait untuk berpartisipasi dalam perbaikan Jembatan Lalan P.6,” ujarnya.
Ridwan juga menyebutkan bahwa hasil rapat dengan Pj Gubernur Sumsel dan stakeholder lainnya akan segera diumumkan dalam minggu ini, dan diharapkan ada keputusan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan kembali jembatan tersebut.
“Minggu ini akan ditentukan siapa yang akan bertanggung jawab penuh atas pembangunan jembatan tersebut. Diharapkan pada hari Selasa atau Rabu nanti, asosiasi mereka sudah mencapai kesepakatan,” tutupnya.[AYK]

