RELUNG.ID– Aktris Amanda Manopo mengaku mengalami kerugian hampir Rp3 miliar akibat dugaan penggelapan dana perusahaan yang dilakukan oleh mantan karyawannya. Dugaan penyalahgunaan keuangan tersebut disebut berlangsung selama sekitar delapan bulan.
Amanda mengungkapkan, nilai kerugian yang dialaminya mencapai angka fantastis.
“Hampir Rp3 miliar. Selama dia bekerja hampir delapan bulan, ternyata sudah sekitar hampir Rp3 miliar yang merugikan saya,” ujar Amanda Manopo saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).
Menurut Amanda, hasil penelusuran terhadap transaksi keuangan menunjukkan adanya sejumlah pengeluaran yang diduga tidak berkaitan dengan operasional perusahaan.
Ia menyebut dana tersebut diduga digunakan untuk berbagai kepentingan pribadi, mulai dari transaksi dompet digital, perjalanan ke luar negeri, hingga biaya hiburan.
“Dia menggunakan transaksi lewat GoPay, OVO sekitar Rp25 juta, kemudian jalan-jalan ke luar negeri, ke klub-klub di Bali, sampai biaya-biaya untuk bersenang-senang,” ungkap Amanda.
Kuasa hukum Amanda, Sandy Arifin, mengatakan pihaknya menemukan indikasi bahwa pelaku diduga menggunakan rekening milik beberapa orang lain untuk menyamarkan aliran dana hasil penggelapan.
“Ada beberapa rekening yang diduga digunakan terkait indikasi penggelapan uang perusahaan yang dilakukan oleh salah satu pegawai di tempat Kak Amanda bekerja,” kata Sandy.
Tak hanya dugaan penggelapan dana, Amanda juga mengungkapkan mantan karyawannya diduga terlibat dalam pemalsuan dokumen dan tanda tangan yang berkaitan dengan aset kendaraan miliknya.
Bahkan, menurut Amanda, suaminya, Kenny Austin, sempat bertemu dengan terduga pelaku di kantor polisi saat menangani persoalan dugaan pemalsuan tersebut.
“Komunikasi terakhir waktu itu pernah ketemu sama suami saya di kantor polisi karena masalah dugaan pemalsuan tanda tangan terkait mobil,” tuturnya.
Amanda menegaskan tidak akan lagi menempuh jalur kekeluargaan karena menilai terduga pelaku tidak menunjukkan iktikad baik sejak persoalan tersebut terungkap.
“Tidak ada kata maaf lagi sekarang. Dia tidak ada iktikad baik untuk bertemu ataupun meminta maaf. Kalaupun sekarang ada iktikad baik, saya sudah tidak mau,” tegasnya.
Sementara itu, Sandy Arifin menyatakan pihaknya tengah melengkapi sejumlah dokumen pendukung, termasuk rekapitulasi transaksi dan rekening koran, sebelum mengajukan laporan resmi ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Laporan polisi terkait dugaan penggelapan dana tersebut dijadwalkan akan didaftarkan pada Selasa pekan depan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pihak terlapor terkait tuduhan yang disampaikan Amanda Manopo dan tim kuasa hukumnya.[YKP]

