RELUNG.ID- Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku penusukan berinisial JN, yang terlibat dalam perkelahian hingga menewaskan seorang pelajar MTs di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Kapolsek Rawas Ilir, IPTU Andri Firmansyah, memimpin langsung pengamanan pelaku untuk dibawa ke Polres Muratara.
“Kami bertindak cepat untuk mengamankan pelaku dan membawanya ke Polres Muratara,” ungkap Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Adithya, melalui Kapolsek Rawas Ilir, Jumat (8/8/2025).
Menurut Andri, langkah cepat tersebut dilakukan untuk meredam suasana agar tidak memicu emosi keluarga korban.
“Kalau pelaku tidak segera diamankan, dikhawatirkan memancing emosi keluarga korban. Kini pelaku sudah berada di Polres Muratara untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Kapolsek juga mengimbau keluarga korban untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.
“Kami minta keluarga korban bersabar dan mempercayakan proses hukum. Negara kita negara hukum, jadi biarkan proses berjalan sesuai ketentuan,” imbaunya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pelajat Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan berinisial RI (13) tewas setelah ditikam gunting oleh bocah Sekolah Dasar (SD) yakni JN lantaran terlibat perkelahian.
Saat ini, JN pun telah dibawa ke Polres Muratara setelah sebelumnya dijemput oleh polisi.
Sekretaris Desa Pauh 1, Deri mengatakan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 12.30WIB di Dusun II, Desa Pauh I, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, Jumat (8/8/2025). Korban RI sebelumnya sempat ditolong oleh warga setempat saat kejadian itu berlangsung dengan membawanya ke puskesmas setempat.
Namun, saat dalam perjalanan RI pun dinyatakan tewas karena mengalami luka tusuk di bagian leher usai ditikam oleh JN.
“Betul kejadiannya seperti itu, kroban meninggal dalam perjalanan ke puskesmas. Luka tusuknya di leher. Pelakunya bocah SD,”kata Deri, saat dihubungi, Jumat (8/8/2025).[LTM]

