Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Asap Karhutla Kian Pekat, BPBD Sumsel Mulai Siapkan Masker untuk Warga
Regional

Asap Karhutla Kian Pekat, BPBD Sumsel Mulai Siapkan Masker untuk Warga

ADMINBy ADMIN09/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi pembagian masker kepada masyarakat. (ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti Kota Palembang. Dalam beberapa hari terakhir, warga merasakan kualitas udara memburuk terutama pada pagi hari, seiring meningkatnya aktivitas kebakaran di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Di tengah ancaman tersebut, pemerintah daerah mulai mengantisipasi dampak kesehatan yang dapat ditimbulkan asap. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel bahkan telah meminta bantuan masker kepada pemerintah pusat untuk melindungi masyarakat dari paparan polusi udara.

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana, mengatakan asap karhutla kini tidak lagi hanya dirasakan di sekitar lokasi kebakaran, tetapi sudah masuk ke kawasan perkotaan termasuk Kota Palembang.

Baca juga :   Tak Kunjung Padam, Karhutla di Pulau Sumambu Ogan Ilir Hanguskan Lahan Seluas 15 Hektare

“Empat hari ini sudah terasa. Kalau pagi hari, asap yang masuk ke Kota Palembang sudah sangat terasa,” ujar Iqbal, Jumat (7/8/2026).

Meningkatnya kabut asap terjadi ketika upaya pemerintah untuk mendatangkan hujan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) belum membuahkan hasil yang diharapkan. Selama tiga hari pelaksanaan OMC yang didukung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tim di lapangan kesulitan menemukan awan hujan yang cukup untuk disemai.

Menurut Iqbal, minimnya pertumbuhan awan menjadi kendala utama sehingga pembasahan lahan melalui hujan buatan belum dapat dilakukan secara maksimal.

Baca juga :   Nataru 2025–2026, Angkutan Penumpang di Pelabuhan Boom Baru Dihentikan Sementara

“Selama tiga hari OMC dilakukan belum menemukan awan hujan. Memang kondisi awan hujan di Sumsel saat ini sangat tipis,” katanya.

Kondisi tersebut membuat ancaman asap semakin sulit ditekan. Apalagi musim kemarau diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, sementara titik-titik kebakaran terus bermunculan di sejumlah daerah.

Saat kunjungan Menteri Kehutanan ke Sumsel beberapa waktu lalu, BPBD menyampaikan sejumlah kebutuhan untuk mendukung penanganan karhutla. Salah satu yang menjadi prioritas adalah bantuan masker bagi masyarakat yang mulai terdampak kabut asap.

Baca juga :   Ancaman Karhutla Meningkat di 2026, Menteri LH Soroti Tanggung Jawab Perusahaan di Sumsel

Masker dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

Iqbal menegaskan, dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan. Kabut asap yang ditimbulkan juga dapat memengaruhi kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi hingga hubungan dengan negara tetangga apabila pencemaran udara meluas.

“Asap ini mengganggu kesehatan, mengganggu perekonomian, dan mengganggu hubungan bilateral,” tegasnya.

Baca juga :   Ayah dan Anak Ditangkap Bakar Lahan di Lubuklinggau

Data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada 7 Agustus 2026 menunjukkan kualitas udara di Palembang berada pada kategori sedang. Kondisi serupa juga terjadi di Ogan Ilir, Prabumulih, Musi Banyuasin, dan Muara Enim.

Namun situasi yang lebih mengkhawatirkan tercatat di tiga daerah lain. Musi Rawas, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dan Lahat telah masuk kategori tidak sehat, menandakan tingginya konsentrasi polutan di udara akibat kebakaran lahan.

Sepanjang periode 1 Januari hingga 6 Agustus 2026, BPBD Sumsel mencatat sebanyak 872 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 664,87 hektare. (THQ)

Karhutla Masker
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePondok di Tengah Kebun Sawit Diduga Jadi Markas Transaksi Sabu, Polisi Sita 4,64 Gram
Next Article PM2.5 Palembang Tembus Level Tidak Sehat, BMKG Imbau Warga Kembali Pakai Masker
ADMIN

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,939 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,809 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,782 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?