Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Bendera Putih Dikibarkan di Banda Aceh, Koalisi Sipil Kritik Lambannya Pemulihan Bencana Sumatra
Regional

Bendera Putih Dikibarkan di Banda Aceh, Koalisi Sipil Kritik Lambannya Pemulihan Bencana Sumatra

RiyadiBy Riyadi15/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana menggelar aksi demonstrasi dengan mengibarkan bendera putih di depan Kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh, Jumat (14/8/2026). (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana menggelar aksi demonstrasi dengan mengibarkan bendera putih di depan Kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh, Jumat (14/8/2026).

Bendera putih tersebut menjadi simbol kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai belum mampu mempercepat pemulihan dampak bencana ekologis yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra sejak akhir November 2025.

Koordinator aksi, Rahmad Maulidin, mengatakan pemerintah belum menjadikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sebagai prioritas bagi masyarakat terdampak.

Baca juga :   Buntut Bencana Sumatera, KLH Gugat Enam Korporasi

“Ini merupakan simbol kegagalan pengurus negara dalam menangani bencana ekologis Aceh-Sumatra,” kata Rahmad.

Menurutnya, salah satu persoalan utama adalah belum adanya kepastian kebijakan pemerintah dalam penanganan bencana untuk jangka panjang.

Rahmad menilai ketidakjelasan status bencana turut berdampak terhadap kebijakan anggaran serta mekanisme pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca juga :   Peduli Bencana Sumatera, Masyarakat hingga Pejabat Muba Galang Bantuan Baju Layak Pakai

“Kami menilai pemerintah tidak memprioritaskan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi bencana ekologis Aceh-Sumatra,” ujarnya.

Koalisi juga menilai bencana ekologis di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatra belum benar-benar berakhir meski telah berlangsung hampir sembilan bulan.

Rahmad menyebut banjir masih terjadi di sejumlah daerah di Aceh, di antaranya Gayo Lues dan Aceh Utara. Banjir terbaru juga dilaporkan terjadi di Aceh Barat Daya.

Baca juga :   Bayi 3 Bulan Dianiaya Ayah hingga Kritis di OKU

Kondisi serupa, lanjut dia, masih ditemukan di sejumlah wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

“Jadi bencana ekologis Aceh-Sumatra belum berakhir. Bencana masih berlangsung hingga saat ini,” katanya.

Koalisi sekaligus membantah klaim bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi telah berjalan cepat. Mereka menyebut masih banyak persoalan yang belum terselesaikan di lapangan.

Baca juga :   Jelang Arus Mudik Lebaran, Kapolda Sumsel Sebut Jalan Tol Kayuagung-Lampung Banyak Berlubang

Mulai dari pembersihan lumpur yang dinilai belum maksimal, sungai yang masih dangkal, hingga lahan sawah dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat belum sepenuhnya dipulihkan.

Masyarakat juga masih menghadapi persoalan akses air bersih, hunian sementara, hingga ketidakjelasan pembangunan hunian tetap dan lokasi relokasi.

“Sudah hampir sembilan bulan bencana terjadi, penanganannya berjalan sangat lambat,” ujar Rahmad.

Baca juga :   Proyek Pelabuhan Samudera Tanjung Carat Masuki Fase Baru, Pemprov Sumsel Terima Sertifikat HPL



Ia menambahkan, sejumlah sekolah masih menggunakan tenda. Sementara akses jalan dan jembatan yang menjadi penunjang aktivitas ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat masih dalam kondisi darurat.

Atas kondisi tersebut, Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana mendesak pemerintah pusat segera menetapkan bencana ekologis Aceh-Sumatra sebagai bencana nasional.

Mereka juga meminta pemerintah mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi dengan memastikan kebijakan anggaran berjalan secara jelas dan transparan.

Baca juga :   Kesal Diduga Kecipratan Air saat Banjir, 2 Pria di Palembang Adu Jotos

“Karena waktu terus berjalan dan musim hujan akan kembali. Ketidakpastian proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan memperpanjang penderitaan masyarakat korban,” kata Rahmad.

Menurutnya, pemulihan tidak cukup hanya dilakukan dengan membangun kembali infrastruktur yang rusak. Pemerintah juga harus memastikan masyarakat korban memperoleh tempat tinggal, penghidupan dan lingkungan yang layak serta aman.

Koalisi menegaskan akan terus mengawal proses pemulihan bencana ekologis Aceh-Sumatra dan memperjuangkan agar aspirasi masyarakat terdampak menjadi perhatian pemerintah.[YKP]

Banda Aceh Bencana Sumatera Bendera Putih Tuntut Perbaikan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePrabowo Soroti Ibu Melahirkan Harus Tempuh 7-9 Jam, Siapkan Ambulans Udara
Next Article Polda Sumsel Kerahkan 354 Personel ke 5 Wilayah Prioritas Hadapi Puncak Karhutla
Riyadi

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,932 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,802 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,775 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?