Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Hukum»Polda Sumsel Kerahkan 354 Personel ke 5 Wilayah Prioritas Hadapi Puncak Karhutla
Hukum

Polda Sumsel Kerahkan 354 Personel ke 5 Wilayah Prioritas Hadapi Puncak Karhutla

RiyadiBy Riyadi15/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Apel pergeseran personel penanggulangan bencana Karhutla diwilayah Sumsel. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Polda Sumatera Selatan memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan 354 personel melalui Operasi Aman Nusa II Tahun 2026.

Pergeseran pasukan ditandai dengan apel di Mako Brimob Polda Sumsel, Sabtu (15/8/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya ancaman karhutla seiring puncak musim kemarau di Sumatera Selatan.

Dari 354 personel yang dikerahkan, sebanyak 197 merupakan personel Polda Sumsel dan 157 personel berasal dari Polres jajaran.

Baca juga :   Perampokan Menimpa Siswi SD di Pendopo, Warga Mulai Waspada

Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di lima wilayah prioritas yang dinilai rawan karhutla, yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Direktur Samapta Polda Sumsel Kombes Pol Ridwan mengatakan penanganan karhutla harus dilakukan dengan cepat dan terpadu. Deteksi dini menjadi salah satu kunci untuk mencegah api meluas.

“Jangan menunggu api membesar. Deteksi sedini mungkin dan lakukan pemadaman secepatnya. Keberhasilan operasi bukan hanya diukur dari kemampuan memadamkan api, tetapi juga dari sejauh mana kita mampu mencegah dan meminimalkan dampaknya,” tegas Ridwan.

Baca juga :   Lima Daerah di Sumsel Siaga Karhutla, Banyuasin Menyusul Saat Ancaman Musim Kemarau Mulai Menguat

Penguatan operasi tersebut dilakukan di tengah tingginya kemunculan titik panas di Sumsel.

Pada periode 1 hingga 10 Agustus 2026, tercatat sebanyak 2.145 hotspot terdeteksi di wilayah Sumatera Selatan.

Bahkan pada 10 Agustus 2026, jumlah hotspot mencapai 251 titik, menjadi angka tertinggi sepanjang 2026. Konsentrasi hotspot antara lain berada di OKI sebanyak 54 titik dan Muba 51 titik.

Baca juga :   Perusahaan Pemegang HGU Diminta Tingkatkan Kesiapan Cegah Karhutla di Sumsel

Data BPBD per 2 Agustus 2026 juga mencatat 37 kejadian karhutla dalam satu hari.

Kondisi tersebut menjadi perhatian jajaran Polda Sumsel untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi eskalasi kebakaran selama puncak musim kemarau.

Operasi Aman Nusa II 2026 berlangsung mulai 7 Agustus hingga 30 September 2026. Personel yang ditugaskan diberlakukan sistem Bawah Kendali Operasi (BKO) selama tiga minggu dan dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan.

Baca juga :   Richard Lee Persoalkan Asal-usul Barang Bukti, Sebut Bukan dari Distributor Resmi

Pada tahap awal, surat perintah penugasan berlaku selama enam hari dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan operasional.

Ridwan menegaskan, personel yang digeser ke wilayah prioritas tidak hanya bertugas melakukan pemadaman. Mereka juga melakukan patroli, mitigasi, pencegahan dan deteksi dini bersama Satgas Karhutla di wilayah masing-masing.

Penanganan dilakukan secara terpadu melalui langkah preemtif, preventif, pemadaman darat, penegakan hukum, kehumasan hingga bantuan operasi.

Baca juga :   Atasan Praka NC Minta Maaf ke Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo, Oknum TNI Sudah Ditahan

“Kapolres dan perwira pengendali harus memastikan personel benar-benar standby di lokasi, sarana komunikasi berfungsi dengan baik, serta setiap perkembangan situasi dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Polda Sumsel juga menegaskan penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman. Penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran atau melanggar ketentuan akan dilakukan secara tegas.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan tingginya jumlah hotspot pada awal Agustus menjadi alarm bagi seluruh pihak.

Baca juga :   Sadis! Keponakan Bacok Pamannya di Lubuklinggau

“Pesan kami jelas, jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Sekecil apa pun api, apabila berada di lahan yang kering dan kondisi angin mendukung, dapat berkembang dengan cepat. Pencegahan jauh lebih efektif daripada menunggu kebakaran meluas,” tegas Nandang.

Ia mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu karhutla.

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, perusahaan dan masyarakat.

Baca juga :   Dalami Laporan Willie Salim, Polda Sumsel Periksa Lima Orang Saksi

“Polda Sumsel memastikan setiap perkembangan karhutla menjadi perhatian serius. Personel yang digeser ke wilayah prioritas tidak hanya bertugas melakukan pemadaman, tetapi juga melakukan deteksi dini, patroli, pencegahan, edukasi kepada masyarakat, serta mendukung upaya penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran,” katanya.

Melalui Operasi Aman Nusa II 2026, Polda Sumsel menargetkan pencegahan dan respons cepat terhadap setiap titik api sehingga karhutla tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas dan mengganggu aktivitas masyarakat.[FZP]

Bantu Pemadaman Karhutla Kerahkan Personel Polda Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBendera Putih Dikibarkan di Banda Aceh, Koalisi Sipil Kritik Lambannya Pemulihan Bencana Sumatra
Next Article Palembang Perkuat Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir, Targetkan Satu Kelurahan Satu Bank Sampah
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

Tak Ada Penerbangan ke Palembang, Percuma Status Bandara Internasional

10/10/20267 Views
Regional

Hotspot Menumpuk, Karhutla Berulang: Bumi Mekar Hijau dan Pengawasan Konsesi Sinar Mas Disorot

10/10/202610 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,878 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,750 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,724 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?