RELUNG.ID– Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). Penggeledahan ini dilakukan sehari setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala BGN.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 09.40 WIB menunjukkan suasana kantor BGN tampak lebih lengang dibanding biasanya. Sejumlah personel pengamanan dari unsur TNI bersama petugas keamanan gedung terlihat berjaga di sekitar area kantor.
Pagar utama gedung tampak tertutup rapat, sementara beberapa kendaraan masih terparkir di area dalam kantor. Sejumlah pegawai juga dilaporkan tidak diperkenankan mengakses lantai atas gedung selama proses penggeledahan berlangsung.
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait perkara yang menjadi dasar penggeledahan tersebut.
Penggeledahan ini berlangsung hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional. Keputusan tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
“Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.
Dalam keputusan tersebut, Dadan Hindayana diberhentikan dari jabatan Kepala BGN. Selain itu, dua wakil kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya, juga turut diganti.
Pemerintah menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi ketiganya dalam membangun fondasi Badan Gizi Nasional sejak lembaga itu dibentuk untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dadan sendiri merupakan pejabat yang pertama kali memimpin BGN setelah dilantik oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 19 Agustus 2024. Saat itu, BGN dibentuk sebagai lembaga yang bertanggung jawab menjalankan program unggulan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di bidang pemenuhan gizi masyarakat.
Sebagai penggantinya, Presiden Prabowo menunjuk Naniek S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Ia akan didampingi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.
Belum diketahui apakah penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Agung memiliki keterkaitan dengan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional. Namun, proses tersebut menjadi sorotan publik mengingat waktunya yang berdekatan dengan keputusan perombakan pucuk pimpinan lembaga tersebut.[YKP]

