Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Debat Sengit Warnai Rapat Komisi VIII DPR RI dengan KemenPPPA
Politik

Debat Sengit Warnai Rapat Komisi VIII DPR RI dengan KemenPPPA

RiyadiBy Riyadi30/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Rapat Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) diwarnai perdebatan panas. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Rapat Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) diwarnai perdebatan panas.

Debat dipicu kritik tajam dari anggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo atau Pasha, yang mempertanyakan arah dan substansi program KemenPPPA.

Rapat tersebut berlangsung di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). Pasha mengaku bingung dengan program-program yang dijalankan KemenPPPA karena dinilai tidak jelas menyentuh aspek pemberdayaan perempuan.

Baca juga :   Mahkamah Konstitusi Mulai Sidang Sengketa Pilkada 2024: 11 Gugatan dari Sumsel

“Saya pribadi bingung karena hampir sama sekali kita nggak tahu sebenarnya yang dibikin Kementerian PPPA ini apa,” ujar Pasha dalam rapat.

Ia menyebut, selama turun ke daerah, hampir tidak pernah menemukan program konkret KemenPPPA yang beririsan langsung dengan pemberdayaan perempuan. Menurutnya, yang terlihat selama ini hanya sebatas kegiatan sosialisasi.

“Kita ke daerah itu yang beririsan dengan Kementerian PPPA, yang prinsip ya, bukan sekadar sosialisasi, itu hampir tidak pernah. Pemberdayaan yang betul-betul sudah berjalan, yang tidak perlu lagi pendampingan, itu yang mana?” sambungnya.

Baca juga :   Giri Ramanda Soroti Ambruknya Jembatan Muara Lawai, Bukti Lemahnya Pengawasan Truk ODOL

Pasha kemudian menyoroti dokumen program KemenPPPA yang dinilainya lebih banyak membahas persoalan kekerasan terhadap perempuan, penculikan, dan aspek hukum, ketimbang upaya pemberdayaan.

“Dari sekian halaman yang saya baca itu semuanya persoalan tentang perempuan, kekerasan, penculikan. Jadi ini sebetulnya kementerian atau Polres? Tidak ada satu poin yang saya lihat ini betul-betul memberdayakan,” tegasnya.

Ia juga menyinggung dukungan KemenPPPA terhadap sejumlah program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Merah Putih, namun menilai tidak ada fokus khusus terhadap perempuan.

Baca juga :   Komisi III DPR Minta Penahanan Amsal Sitepu Ditangguhkan, Dorong Putusan Ringan

“Di mana guru-guru madrasah? Banyak perempuan. Guru ngaji juga perempuan. Guru honorer yang sedang berjuang hidupnya itu juga banyak perempuan, tapi tidak ada disinggung di sini,” kata Pasha.

Menanggapi kritik tersebut, Wakil Menteri PPPA Veronica Tan menjelaskan bahwa KemenPPPA menangani isu perempuan dan anak dalam skala besar dengan anggaran terbatas, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi keharusan. Ia juga menyinggung layanan pengaduan SAPA 129 sebagai salah satu instrumen perlindungan.

“KemenPPPA mengurusi 50 persen perempuan Indonesia dan sepertiganya adalah anak. Dengan anggaran yang kecil, sangat sulit kalau kita tidak berkolaborasi,” ujar Veronica.

Baca juga :   Rusdi Kirana Jadi Anggota DPR RI Terkaya, Segini Hartanya

Namun, penjelasan tersebut kembali disela Pasha. Ia menilai apa yang disampaikan Wamen PPPA justru keluar dari konteks pemberdayaan perempuan.

“Yang dijelaskan oleh Ibu Wamen tadi itu sama juga dilakukan oleh Komnas Perempuan. Definisi pemberdayaan perempuan itu apa sebenarnya?” ucap Pasha.

Ia menegaskan, peran KemenPPPA semestinya tidak hanya fokus pada advokasi hukum dan perlindungan HAM, melainkan mendorong perempuan agar mandiri dan produktif, termasuk kelompok lansia dan perempuan tanpa pasangan.

Baca juga :   KPUD Muara Enim Musnahkan Ribuan Kertas Suara Pemilu

“Di luar negeri, janda-janda dan lansia itu produktif. KemenPPPA tidak bicara itu dari tadi. Di Jakarta saja banyak lansia perempuan yang bisa diproduktifkan,” katanya.

Menanggapi kritik tersebut, Veronica meminta waktu dan kesempatan untuk membuktikan kinerja KemenPPPA, mengingat jajaran pimpinan kementerian masih tergolong baru.

“Terima kasih Pak, kasih kami kesempatan. Kami masih baru, masih perlu loading dan belajar bareng. Tapi kami sangat mengapresiasi dukungan dan masukan dari Komisi VIII,” ujar Veronica.

Baca juga :   Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros, DPR Desak SAR Bergerak Cepat

Debat sengit itu menjadi sorotan dalam rapat Komisi VIII DPR RI, sekaligus mencerminkan tingginya ekspektasi parlemen terhadap KemenPPPA agar lebih konkret menghadirkan program pemberdayaan perempuan di tengah masyarakat.[YKP]

Debat Sengit DPR RI KemenPPPA Komisi VIII Warnai Rapat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKuasa Hukum Jambret di Sleman Bantah Minta dan Terima Uang Tali Kasih
Next Article P3APM Lubuklinggau Gencarkan Sosialisasi Pelaporan Kekerasan Perempuan dan Anak
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,890 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,763 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,736 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?