Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Liputan Khusus»Demi Proper Biru, RMK Energy (RMKE) Korbankan Anak Usahanya TBBE yang Raih Proper Merah
Liputan Khusus

Demi Proper Biru, RMK Energy (RMKE) Korbankan Anak Usahanya TBBE yang Raih Proper Merah

alwiBy alwi05/06/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Jalan Pramuka yang diduga telah menjadi areal tambang PT RMK. (Noviansyah/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Raihan Proper Biru PT RMK Energy (RMKE) pada penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2022-2023 rupanya tak diikuti anak perusahaannya, PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE) yang berlokasi di Kecamatan Gunung Megang, Muara Enim.

Perusahaan tambang batu bara tersebut meraih Proper Merah dalam penilaian di periode yang sama. Raihan perusahaan pemilik IUP Produksi seluas 10.220 hektar tersebut dinilai sebagai bentuk pengorbanan terhadap induk perusahaannya.

Baca juga :   Gibran Ditemukan Meninggal 1 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Enim 

Di samping sejumlah dugaan pelanggaran yang telah dilakukan perusahaan tersebut sepanjang 2023. Puncaknya, yakni kasus penambangan di atas aset Pemda Muara Enim yakni Jalan Pramuka Kecamatan Gunung Megang. Dalam kasus tersebut, oknum karyawan perusahaan dan Kepala Desa setempat dinyatakan bersalah oleh pengadilan lantaran merugikan negara sebesar Rp1,8 miliar.

Sementara, RMK Energy (RMKE) di sisi lain telah melakukan pelanggaran lingkungan atas aktivitas loading batu bara yang menimbulkan debu hingga menyerang pemukiman warga di Selat Punai. Belum lagi, ada dugaan jika pelabuhan RMK Energy berada di luar RTRW wilayah Muara Enim.

Baca juga :   Menapak Jejak Dugaan Pencemaran Sungai Penimur Akibat Aktivitas Pertambangan [BAGIAN KEDELAPAN]

Sekretaris LSM DPD Gerakan Rakyat Peduli Keadilan (GRPK) RI Kabupaten Muara Enim, Nasihin mengatakan, perolehan Proper Merah yang diterima TBBE harusnya bisa selaras dengan induk perusahaannya RMK Energy (RMKE). Sebab, menurut Nasihin, keduanya sudah sama-sama melakukan pelanggaran lingkungan. TBBE melakukan penambangan diatas aset pemda sementara pelabuhan RMK Energy (RMKE) menimbulkan debu yang menyerang pemukiman warga.

“Kita juga bingung penilaiannya seperti apa. Pertimbangannya apa sehingga yang satu menerima Proper Biru dan lainnya Merah. Harusnya dua-duanya dikasih Proper merah. Apalagi sudah diberikan sanksi,” kata Nasihin.

Dia menjelaskan, pemberian sanksi berupa penyegelan dan penutupan operasional sementara merupakan sanksi berat yang diterima oleh suatu perusahaan. “Kategorinya kan itu sanksi berat. Harusnya jadi pertimbangan terhadap penilaian proper. Ini pemerintah malah memberikan reward untuk perusahaan dengan memberikan proper biru,” ucapnya.

Baca juga :   Atasi Konflik Pencemaran Warga vs Musi Prima Coal Cs, Gubernur Sumsel Bakal Surati Bupati Muara Enim dan Wali Kota Prabumulih

Nasihin mengatakan, kondisi itu bakal berdampak terhadap kepatuhan perusahaan menata lingkungan dalam operasionalnya. Mereka cenderung akan abai terhadap pengelolaan lingkungan sebab ujungnya masih bisa berpeluang memperoleh proper biru.

“Kalau pemerintah tegas terhadap pelanggar lingkungan, perusahaan ini passti patuh. Tapi kalau masih ada toleransi ya kedepannya kerusakan lingkungan akan terus terjadi,” bebernya.

Senada, Ketua Pemuda Hijau Sumatera Selatan, Meldi Raka, juga mengungkapkan kekecewaannya. “Penilaian Proper seharusnya menjadi alat evaluasi yang objektif dan transparan. Keputusan ini seakan mengabaikan dampak negatif yang telah ditimbulkan oleh aktivitas perusahaan tersebut terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Baca juga :   Dua Ruko di Muara Enim Terbakar, Kerugiannya Capai Rp1 Miliar

Meldi menambahkan meski perusahaan telah melakukan perbaikan dan upaya mitigasi, penilaian Proper tidak seharusnya hanya didasarkan pada hasil jangka pendek. “Kita harus memastikan perbaikan yang dilakukan bersifat jangka panjang dan berkelanjutan, bukan sekadar untuk memenuhi syarat penilaian sementara,” tandasnya.

Upaya konfirmasi ke PT RMK Energy (RMKE) sudah dilakukan melalui pesan singkat kepada Public Relations Specialist PT RMK Energy, Caecilia Brahmana. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum mendapatkan respons.

Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPRD Sumsel, Askweni mengaku heran dengan penilaian proper biru yang diberikan kepada PT RMK Energy. Menurutnya, kasus pencemaran lingkungan yang dilakukan perusahaan pada tahun lalu cukup membuat resah.

Baca juga :   Tempat Penyulingan Minyak Ilegal di Muba Kembali Terbakar

“Soalnya masyarakat yang resah dan bergejolak sekitar Selat Punai itu ada, kita heran kalau akhirnya perusahaan dapat proper biru. Nanti coba kita sikronkan antara KLHK dan dinas terkait dari mana penilaian proper biru itu,” ucapnya.

Politisi PKS ini juga meminta kedepannya penilaian proper dapat melibatkan instansi Dinas Lingkungan Hidup dari berbagai tingkatan. Mulai dari Kabupaten/kota, Provinsi hingga Kementerian. Sehingga data yang didapat dalam penilaian betul-betul valid. Jangan sampai memutuskan proper merah, proper biru, proper hijau tidak berdasarkan data.

“Sepertinya itu tidak menggunakan data dari Komisi IV DPRD Sumsel kemarin soal PT RMK, tapi kami DPRD Sumsel itu mau tak mau kita bukan ranah teknis, yang pasti kita mendorong mitra kita DLHP Sumsel untuk lebih detil dan rinci lagi,” pungkasnya. (ADM)

Muara Enim Proper Biru PT RMK Energy TBBE
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePrakiraan Cuaca Palembang Sepanjang Hari Cerah Berawan
Next Article Tak Bayar Retribusi Tahunan, Siap-siap Bakal Disegel
alwi

Related Posts

Regional

Pemprov Sumsel Percepat Pembangunan Lima Flyover di Muara Enim

09/10/20263 Views
Regional

Remaja di Muara Enim Hilang, Ditemukan Tewas Tanpa Kepala

06/10/20269 Views
Liputan Khusus

Medan Karhutla Sumsel Makin Sulit Dijangkau, Motor Trail Pemadam Mau Digas ke Mana?

05/10/202612 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,888 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,760 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,734 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?