RELUNG.ID – Seorang pria di Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan alami luka tusuk menggunakan senjata tajam (Sajam) akibat dianiaya oleh pelaku yang merupakan tetangganya sendiri.
Korban Randu Rahmat ditusuk pelaku Ari yang terjadi di Jalan Poros, Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir pada Rabu, 7 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban ditusuk disaksikan langsung oleh Ibunya yang kebetulan sedang ia bonceng dengan mengendarai motor.
“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka tusukan senjata tajam jenis pisau sebanyak 7 luka tusukan,” kata Kapolsek Rawas Ilir Iptu Andri Firmansyah didampingi Kanit Reskrim IPDA Henry Martadinata pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Dijelaskan, motif penusukan tersebut diduga dendam lama. Dimana kejadiannya berawal saat itu korban sedang berboncengan mengendarai motor dengan Ibunya yang bernama Nurjati.
“Saat itu korban dengan Ibunya hendak pergi ke kebun,” ujarnya.
Namun ketika di jalan poros, korban berpapasan dengan pelaku Ari yang juga mengendarai motor. Setelah itu pelaku memberhentikan motor yang dikendarai korban sambil mengatakan “Berhenti dulu”.
Lalu kemudian pelaku langsung turun dari motor yang dikendarainya dan mengatakan “Dengan keluargo kau ini la aku benci nian” sambil mengeluarkan pisau dari pinggang sebelah kanan.
Tak lama kemudian pelaku langsung menusukan pisau tersebut ke arah punggung sebanyak 6 kali dan dada 1 kali.
“Tersangka setelah menusuk korban langsung melarikan diri dengan mengendarai motor yang dibawanya ke arah kota Lubuklinggau,” jelasnya.
Sementara itu korban yang alami banyak luka tusukan langsung dibawa oleh warga ke Puskesmas Rawas Ilir. Lalu korban setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit’ (RS) AR Bunda untuk mendapatkan perawatan medis dan melaporkan kejadian ke Polsek Rawas Ilir.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku pada Jumat, 9 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Dimana informasi tersebut menyebutkan kalau pelaku bersembunyi di rumah kakak perempuannya di daerah Perumnas Rahma kota Lubuklinggau.
“Tersangka ditangkap sedang tidur di rumah ayuknya,” pungkasnya. (NSR)

