RELUNG.ID – Seorang mantan manajer dealer Findlay Kia di Las Vegas, Mark Olson ditangkap pihak berwenang. Lantaran, diduga melakukan penggelapan dan pencurian uang sebesar 1,7 juta Dolar AS atau sekitar Rp27 miliar selama beberapa tahun terakhir.
Saat ini, terduga pelaku dibebaskan dengan jaminan, sembari menunggu persidangan di pengadilan pada 20 Februari mendatang.
Dikutip dari Carscoops, pihak berwenang setempat menyebutkan, di tahun 2023 lalu. Mark Olson telah gagal mengikuti tes narkoba sehingga diskors dan kemudian dipecat.
Tak hanya itu, karyawan juga menemukan jika terduga pelaku ini telah membeli kartu hadiah yang tidak sah dari vendor luar.
Dari hasil penyelidikan kepolisian, setidaknya ada 40 alamat email yang masing-masing menerima lebih dari 10 ribu Dolar AS dalam bentuk kartu hadiah dan menghubungkannya dengan PayPall serta akun lain milik Olson, anggota keluarga dan karyawan lainnya dari dealer tersebut.
Hasil audit internal yang dilaporkan 8 News Now, Olson diduga telah menggelapkan hampir 1,7 juta Dolar AS atau Rp27 miliar selama beberapa tahun, dengan menggunakan lebih dari 3.000 kartu hadiah. Di mana, di antaranya banyak digunakan untuk bermain judi dan properti Las Vegas Strip.
Berdasarkan dokumen pengadilan, Olson mengklaim jika uang tersebut telah digunakan untuk membayar bonus karyawan. Namun, beberapa karyawan justru mengaku mereka dikirimi uang dari Mark dan diminta untuk mengembalikannya dengan berbagai alasan seperti rekeningnya tidak berfungsi.
Polisi menangkap Olson pada tanggal 16 Januari, bersama dengan pacarnya, yang menghadapi tuduhan serupa. Mantan manajer dealer Kia tersebut telah memberikan jaminan, dan pengacaranya berencana untuk melakukan penyelidikan sendiri atas tuduhan polisi.

