RELUNG.ID – Pengendara yang tengah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Talang Banyu, Kelurahan Tanjung Kupang, Kabupaten Empat Lawang dilanda kepanikan.
Pasalnya, satu unit mobil Jimny Katana mengeluarkan api usai mengisi BBM di SPBU tersebut. Beruntung api berhasil dapat dipadamkan dan tidak merembet ke lainnya.
Insiden bermula ketika mobil Jimny Katana oranye dengan nomor polisi BG 1986 LL yang dikemudikan oleh seorang perempuan ini sedang mengisi bahan bakar dengan kondisi mesin tetap menyala.
Tanpa diduga, percikan api muncul dari bagian kap depan, diduga percikan ini diakibatkan korlesting pengapin atau aki.
“Pengemudi yang melihat kobaran api langsung bergegas keluar dari kendaraan,” katanya.
Beruntung, petugas SPBU dengan sigap langsung mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Mereka bergerak cepat, berupaya memadamkan api yang semakin besar. Lalu memindahkan mobil jauh dari SPBU.
Tidak lama kemudian, mobil damkar tiba di lokasi. Mereka segera menyemprotkan air ke mobil Katana untuk memastikan api benar-benar padam. Proses pendinginan intensif juga dilakukan pada area SPBU untuk mencegah kemungkinan api muncul kembali.
“Saat kejadian, mobil sedang dalam kondisi hidup ketika mengisi bahan bakar. Kemungkinan besar itu yang memicu korsleting,” ungkap warga setempat.
Ia menambahkan bahwa mobil tersebut berhasil dipindahkan menjauh dari area pengisian bahan bakar oleh petugas dan warga, sehingga bahaya besar dapat dihindari.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, Evi Ferilina Susanti, membenarkan dugaan awal bahwa api berasal dari korsleting listrik.
“Diduga api berasal dari korsleting listrik, lokasi mobil terbakar di pom bensin Talang Banyu Kelurahan Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi,” katanya.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil tidak dapat dihindari akibat kerusakan parah pada kendaraan. Lebih dari itu, insiden ini sempat menghentikan aktivitas SPBU selama sekitar satu jam.
“Peristiwa ini menjadi pengingat kita. Di balik setiap kelalaian kecil, seperti tidak mematikan mesin saat mengisi bahan bakar, tersimpan potensi bahaya besar,” pesannya. (SLM)

