Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Diduga Langgar Izin, Proyek Jalan Hauling Marga Bara Jaya Dikecam Warga Musi Banyuasin
Regional

Diduga Langgar Izin, Proyek Jalan Hauling Marga Bara Jaya Dikecam Warga Musi Banyuasin

alwiBy alwi11/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Salah satu titik jalan Hauling PT Marga Bara Jaya yang tengah dalam proses pembangunan. (Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muba agar segera menindak proyek jalan hauling batu bara milik PT Marga Bara Jaya (MBJ) yang beroperasi di wilayah mereka.

Proyek tersebut dinilai menimbulkan dampak lingkungan serius serta disinyalir melanggar ketentuan perizinan.

Baca juga :   Ungkap Kasus Pembunuhan dan Pembakaran Mahasiswa PTS di Palembang, Begini Motifnya

Keluhan warga terutama terkait debu dan asap tebal yang beterbangan setiap hari akibat aktivitas kendaraan proyek.

Selain mengganggu kesehatan, lalu lintas kendaraan hauling juga disebut sering melintas di jalan umum yang seharusnya tidak diperuntukkan bagi kendaraan bermuatan berat.

Warga Musi Banyuasin, Hafizni, menilai DLH Muba terkesan pasif dan membiarkan aktivitas proyek berjalan tanpa pengawasan yang jelas.

Baca juga :   97 Perusahaan Raih Proper Merah, WALHI Sumsel: Bukti Lemahnya Tata Kelola Lingkungan

“Kami sudah terlalu lama mengeluhkan masalah debu ini. Setiap hari rumah warga dipenuhi debu, jalanan licin dan berbahaya, tapi tidak ada tindakan nyata. Kami mempertanyakan kinerja DLH Muba yang seolah-olah membiarkan PT Marga Bara Jaya beroperasi tanpa pengendalian lingkungan,” tegas Hafizni.

Menurut Hafizni, proyek jalan hauling seharusnya memiliki analisis dampak lingkungan yang jelas, termasuk pengaturan jalur khusus agar tidak melewati jalan umum.

“Kalau memang izinnya lengkap, harusnya tidak ada kendaraan proyek masuk ke jalan umum. Ini jelas merugikan masyarakat. Jalan cepat rusak, debu semakin parah, dan risiko kecelakaan meningkat,” katanya.

Baca juga :   Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Terkait Kecelakaan Maut di Jalan Hauling PT RMK

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Muba, Soeharto mengatakan, pada prinsipnya warga tidak menolak investasi. Hanya saja, baiknya perusahaan dapat mematuhi aturan dan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.

“Silakan usaha, silakan cari untung. Tapi jangan korbankan lingkungan dan keselamatan warga. Pemerintah daerah, khususnya DLH, harus tegas dan berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia juga meminta, agar perusahaan dapat mengutamakan tenaga kerja lokal baik saat proyek yang saat ini sedang berjalan maupun nantinya sudah beroperasional.

Baca juga :   264 CPNS dan PPPK di Muratara Resmi Dilantik, Wakil Bupati Ingatkan untuk Profesional dan Berdedikasi

“Tujuan adanya investasi agar masyarakat yang ada di sekitar perusahaan ini dapat terakomodir untuk mendapat pekerjaan. Kami berharap warga lokal mendapat prioritas,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Advokasi Perkumpulan Sumsel Bersih, Arlan mengatakan, proyek jalan hauling tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi eksploitasi hutan secara masif karena sebagian lokasi berada di jalur Hutan Harapan.

“Kami mendesak pemerintah khususnya DLH Muba untuk segera bertindak agar jalan hauling tersebut segera ditertibkan,” pungkasnya. (KPB)

DLH Banyuasin Jalan Hauling Musi Banyuasin
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJelang Ramadan, Pemkab Muara Enim Bakal Awasi 13 Bahan Pangan
Next Article Ekonomi Palembang Tumbuh 5,82 Persen, Pemkot Gaspol Target Lebih Tinggi di 2026
alwi

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20262 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,927 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,799 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,772 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?