RELUNG.ID – Tindak penganiayaan dialami seorang pelajar yang merupakan siswi SMK di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan inisial JE (15) dengan cara dikeroyok oleh belasan orang hingga alami trauma.
Kejadian tersebut terjadi disekitar daerah Danau Cewot, Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I tanggal 8 Juli 2026 lalu.
Korban alami luka lebam di bagian kepala lantaran alami kekerasan dengan cara dipukul dan dijambak.
“Jadi saya datang kesini untuk melapor, anak saya yang dikeroyok di Danau Cewot,” kata Jon Tero selaku orang tua dari JE saat ditemui di Polres Lubuklinggau pada Senin, (13/7/2026).
Menurutnya, sampai saat ini tidak ada niat baik dari pihak pelaku yang diduga berjumlah 13 orang. Dimana ke 13 orang itu juga diduga merupakan pelajar, diantaranya siswi SMP dan SMA. Sehingga dirinya melaporkan kejadian yang menimpa anaknya tersebut ke Polres Lubuklinggau.
“Indikasinya ada 13 (orang) dan itupun siswi SMP dan ada juga yang sudah SMA (terduga pelaku),” ujarnya.
Dijelaskan, pemicu terjadinya tindak kekerasan tersebut diduga korban menantang para pelaku untuk berkelahi. Namun menurut Jon Tero, hal itu dibantah oleh JE.
“Jadi awalnya anak saya sedang di rumah, lalu mendapat WA (Whatsapp) dan diminta untuk datang ke tempat kejadian,” ungkapnya.
“Sampai kesana, anak saya langsung di intimidasi bahwa mengajak berkelahi. Anak saya mengakui bahwa mengajak berkelahi itu tidak ada,” timpalnya.
Bahkan sambung Jon Tero, anaknya saat dianiaya mengaku sudah menyerah dengan mengatakan ingin pulang. Namun ketika diatas motor, diduga korban kembali ditarik lagi hingga terjatuh.
“Kata anak saya, dia tidak tahu lagi ada siapa-siapa saja disana. Cuma yang ada disitu ada 13 orang,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut korban alami luka memar di kepala lantaran dipukul dan rambutnya di jambak. Selain itu korban juga alami trauma.
“Itikad baik, kita sudah maksh waktu dari hari kejadian sampai malam tadi,” terangnya.
Ditempat terpisah Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP M Kurniawan Azwar didampingi KBO Iptu Suroso mengatakan laporan sudah diterima dan ditindak lanjuti. “Lampiran sudah diterima dan ditindak lanjuti,” pungkasnya. (NSR)

