RELUNG.ID – Dua pelaku pengeroyokan dan penganiayaan hingga berujung aksi penembakan terhadap dua warga Dusun VI Desa Semete, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan menyerahkan diri.
Keduanya yaitu Genda (26) dan Alfa (25) warga Desa Semete, Kecamatan Muara Lakitan.
Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa Senjata Api Rakitan (Senpira).
“Barang bukti senpira yang digunakan Genda itu dibuang kedalam sumur belakang rumahnya,” kata Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan.
Kemudian mendapatkan penjelasan dari pelaku Genda, Polisi melakukan pencarian senpi kedalam sumur dengan cara menyelam. Hasil pencarian tersebut ditemukan sepucuk senpi rakitan yang berisi 2 butir peluru.
Selajutnya kedua pelaku berikut dengan barang bukti senpi dibawa ke Sat Reskrim Polres Musi Rawas untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu total jumlah pelaku dalam kejadian itu 5 orang. Saat ini Polisi telah menangkap tiga pelaku yakni Jon, Genda dan Alfa.
Pelaku Jon ditangkap kelang beberapa jam usai kejadian, sedangkan dua pelaku lagi masih diburu Polisi dan diimbau agar menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur.
Persiwa tersebut diketahui terjadi di Dusun VI Desa Semete, Kecamatan Muara Lakitan pada Senin, 18 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.
Dimana antara pelaku dengan korban diketahui masih tinggal dalam satu kampung di Dusun VI Desa Semete, Kecamatan Muara Lakitan.
Berawal saat itu datang 2 unit mobil jenis Triton dan mobil Yaris yang dikendarai oleh pelaku Jon bersama rekan-rekannya dengan mendatangi rumah korban.
Kemudian pelaku menantang dan memarahi korban Edo dan Sansai hingga terjadi selisih paham diantara kedua belah pihak.
Selisih paham itu kemudian berujung dengan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan pelaku bersama dengan teman-temannya.
Hingga terjadilah penembakan terhadap korban, dimana korban Sansai mengalami luka tembak di lengan sebelah kanan dan Edo luka tembak di leher bagian sebelah kanan.
Setelah kejadian tersebut korban dibawa ke Puskesmas Muara Lakitan dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Sobirin Muara Beliti untuk mendapatkan perawatan. (NSR)

