RELUNG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang tengah berupaya keras menutupi defisit jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) demi menjamin optimalisasi pelayanan publik.
Saat ini, jumlah tenaga aparatur yang tersedia dinilai masih jauh dari kebutuhan ideal untuk menunjang roda pemerintahan daerah.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang, total sumber daya manusia yang tersedia saat ini mencakup 2.714 Pegawai Negeri Sipil (PNS), 1.774 PPPK penuh waktu, dan 2.482 PPPK paruh waktu.
Namun, jika hanya menghitung ASN aktif (PNS dan PPPK penuh waktu), daerah baru memiliki 4.488 pegawai. Angka ini terpaut cukup jauh dari proyeksi kebutuhan ideal.
“Jika melihat kebutuhan riil di lapangan, Kabupaten Empat Lawang idealnya membutuhkan sekitar 8.000 ASN untuk menunjang pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” ungkap Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Empat Lawang, Timotius Diliarico.
Guna memperkuat kapasitas birokrasi dan menutup celah kekurangan tenaga, Pemkab Empat Lawang telah mengambil langkah strategis dengan mengusulkan 159 formasi ASN kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Saat ini, Pemkab Empat Lawang masih dalam tahap menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait jumlah formasi yang disetujui. Harapannya, usulan tersebut dapat segera direstui agar proses seleksi dapat segera dimulai.
Penambahan formasi ASN menjadi krusial bagi Pemkab Empat Lawang untuk meningkatan kualitas layanan dan memastikan setiap sektor pelayanan publik memiliki personel yang memadai. Mengatasi beban kerja yang tinggi akibat keterbatasan jumlah personel saat ini.
Pemkab Empat Lawang berkomitmen untuk terus berupaya memenuhi kebutuhan formasi ini demi meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Empat Lawang. (SLM)

