RELUNG.ID – Terpidana kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo, diketahui tengah menempuh pendidikan Magister Teologi dari dalam penjara.
Berdasarkan data resmi di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Sambo tercatat sebagai mahasiswa aktif di Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia Jakarta sejak 1 Juli 2024.
Dalam data tersebut, Ferdy Sambo tercantum sebagai mahasiswa program studi Magister Teologi.
Meski saat ini menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIA Cibinong, Sambo tetap dapat mengikuti kegiatan akademik melalui sistem perkuliahan daring atau online.
Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pemasyarakatan, Rika Aprianti, menjelaskan program tersebut merupakan hasil kerja sama antara pihak lapas dengan institusi pendidikan.
“Lapas Cibinong telah mengembangkan kerja sama dengan Sekolah Tinggi Global Glow Indonesia untuk pemberian program beasiswa S1 dan S2 Teologi bagi warga binaan nasrani, yang salah satu warga binaan yang berminat mengikuti program tersebut adalah Ferdy Sambo,” ujar Rika.
Menurutnya, program pendidikan tersebut merupakan bagian dari pembinaan warga binaan agar tetap memiliki kesempatan mengembangkan diri selama menjalani hukuman.
Hak memperoleh pendidikan bagi narapidana juga diatur dalam Pasal 9 huruf C Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang menyebut warga binaan berhak mendapatkan pendidikan, pengajaran, dan kesempatan mengembangkan potensi diri.
Rika menegaskan program pendidikan tidak hanya diperuntukkan bagi Ferdy Sambo, tetapi terbuka bagi seluruh warga binaan yang memenuhi syarat.
“Program ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, nama Ferdy Sambo juga sempat menjadi perhatian publik setelah video dirinya berkhotbah di gereja dalam lapas beredar di media sosial.
Video tersebut diunggah melalui akun Instagram resmi Lapas Kelas IIA Cibinong pada Desember 2025. Dalam tayangan itu, Sambo terlihat menyampaikan pesan keagamaan di podium gereja.
Diketahui, selama menjalani masa tahanan, Sambo aktif mengikuti kegiatan kerohanian di Gereja Oikumene Terang Dunia yang berada di lingkungan lapas dan disebut turut menjadi koordinator gereja.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, mengatakan program pembinaan kerohanian terus dikembangkan untuk membantu warga binaan memperbaiki diri selama menjalani hukuman.
Menurutnya, kegiatan spiritual dan pendidikan dinilai mampu membantu meningkatkan kedisiplinan, ketenangan batin, serta motivasi warga binaan dalam mempersiapkan diri kembali ke masyarakat. (vid)

