RELUNG.ID – Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyoroti pentingnya keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) bagi daerah penghasil saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Sumatera Selatan di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Minggu (2/8/2026).
Di hadapan Gubernur Sumsel Herman Deru, Wakil Gubernur Cik Ujang, jajaran pengurus DPP Partai Golkar, kepala daerah, anggota legislatif, serta ratusan kader Golkar se-Sumsel, Bahlil menegaskan masyarakat di daerah penghasil migas maupun pertambangan harus memperoleh manfaat yang lebih besar dari kekayaan alam yang dimiliki.
Menurutnya, selama ini masyarakat di daerah penghasil belum sepenuhnya merasakan dampak ekonomi dari pemanfaatan sumber daya alam yang berada di wilayahnya.
“Sebagai anak daerah, saya ingin masyarakat di daerah penghasil juga merasakan manfaat dari sumber daya alam yang ada di wilayahnya. Prinsipnya adalah menghadirkan keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam,” kata Bahlil.
Ia mengatakan pemerintah saat ini terus berupaya memberikan ruang yang lebih luas kepada masyarakat lokal untuk ikut terlibat dalam pengelolaan sektor migas dan pertambangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurut Bahlil, langkah tersebut merupakan bentuk implementasi amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa kekayaan alam harus dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
“Kita ingin masyarakat di daerah penghasil tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari kekayaan alam yang ada di daerahnya,” ujarnya.
Selain menyinggung pengelolaan SDA, Bahlil juga mengajak seluruh kader Partai Golkar di Sumatera Selatan untuk terus memperkuat konsolidasi organisasi dan mendekatkan diri kepada masyarakat.
Ia menegaskan, keberhasilan Partai Golkar pada pemilu mendatang hanya bisa diraih apabila seluruh kader mampu menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Kalau kita ingin Partai Golkar semakin besar dan menambah kursi, maka kita harus turun langsung mendengar keinginan rakyat. Aspirasi masyarakat harus diperjuangkan menjadi keputusan politik. Kalau itu tidak dilakukan, bukan tidak mungkin kita akan ditinggalkan rakyat,” tegasnya.
Sebagai partai yang berada dalam koalisi pemerintahan, Bahlil juga meminta seluruh kader dan Fraksi Partai Golkar di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota mendukung penuh program pembangunan pemerintah daerah serta pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Seluruh anggota Fraksi Golkar harus menjadi bagian dari solusi dan mendukung pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat. Kita juga harus konsisten mengawal seluruh program pemerintah demi kemajuan bangsa dan negara,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyambut baik kehadiran Bahlil di Musda XI Golkar Sumsel. Menurutnya, kehadiran Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar tersebut menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Sumatera Selatan.
“Kehadiran Bapak Menteri sekaligus Ketua Umum Partai Golkar menunjukkan adanya perhatian yang besar terhadap Sumatera Selatan. Ini menjadi semangat bagi kita untuk terus membangun daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Herman Deru. (DSK)

