Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Harga Karet Naik di OKI, Petani Raih Keuntungan di Awal 2025
Regional

Harga Karet Naik di OKI, Petani Raih Keuntungan di Awal 2025

RiyadiBy Riyadi04/02/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Hasil panen petani karet Lempuing, OKI.(Dokumentasi Disbunnak OKI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Petani karet di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyambut gembira kenaikan harga karet yang tercatat sejak 3 Februari 2025.

Harga karet mencapai Rp413 per kilogram, dengan harga Rp 32.330 per kilogram untuk karet kadar kering (KKK) 100 persen. Kenaikan harga ini membawa dampak positif bagi pendapatan petani karet.

“Petani tentu senang, karena secara otomatis pendapatan mereka meningkat dengan harga karet yang naik. Ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh petani di OKI,”kata Kepala Bidang Penyuluhan Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI, M Zulkarnain, Selasa (4/2/2025).

Baca juga :   Jalan KH Azhari Diperbaiki, Pemkot Palembang Tutup Akses Selama 14 Hari

Zulkarnain menambahkan, harga karet dengan kadar kering 60 persen kini berada di angka Rp 19.398 per kilogram, sementara untuk kadar kering 50 persen, harga karet dipatok Rp 16.165 per kilogram.

Harga karet kadar kering 70 persen lebih tinggi, yakni Rp22.631 per kilogram. Meskipun harga saat ini meningkat, ia mencatat bahwa harga karet di akhir Januari 2024 sempat menembus angka Rp 31.684 per kilogram untuk KKK 100 persen.

Namun, Zulkarnain juga mencatat bahwa kenaikan harga karet ini tidak diimbangi dengan peningkatan hasil produksi. Hal tersebut disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten OKI, yang mempengaruhi proses penyadapan karet.

Baca juga :   Peringati Hari Kesatuan Gerak, TP PKK Muba Lakukan Penanaman Serentak 500 Bibit Cabai

“Curah hujan yang tinggi sangat berpengaruh pada produksi karet dan menyulitkan petani untuk menyadap di musim hujan,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, petani karet di OKI merubah jadwal penyadapan. Fais, seorang petani karet asal Desa Bumi Harjo, Kecamatan Lempuing, menjelaskan,

“Kami jadwalkan penjualan karet setiap dua minggu sekali. Meskipun ada kesulitan akibat hujan, kami tetap menyadap karet, meskipun harus menunggu pohon karet kering terlebih dahulu,”ujar Fais.

Baca juga :   Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir di OKI Meningkat

“Dengan harga karet yang tinggi, uang yang kami peroleh cukup besar. Ini jelas menambah pendapatan dan memberikan kesejahteraan bagi kami sebagai petani,”katanya.

Sementara itu, Zulkarnain juga mengingatkan para petani untuk menjual karet mereka ke Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) yang tersebar di beberapa kecamatan, agar mereka tidak tergantung pada tengkulak.

“Petani kami arahkan untuk menjual karet ke UPPB agar mereka mendapatkan harga yang lebih menguntungkan dan tidak dirugikan,” jelas Zulkarnain.[HWJ]

Harga Karet Harga Karet Naik OKI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDisperindakop Muratara Pastikan Harga LPG 3 Kg Tidak Melebihi Rp 30.000
Next Article MK Gugurkan Gugatan PHPU Pilkada Empat Lawang dan Pagar Alam, Ini Alasannya
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,913 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,784 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,757 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?