Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Istana Beberkan Penyebab Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN
Politik

Istana Beberkan Penyebab Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN

RiyadiBy Riyadi03/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto mengganti jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala BGN.

Menurut Prasetyo, pergantian tersebut merupakan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan pemerintah selama sekitar 1,5 tahun terhadap kinerja lembaga yang bertanggung jawab menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

“Tentunya selama 1,5 tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini. Dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera kita perbaiki,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Baca juga :   Terlibat Dugaan Pemerasan, Kombes Julihan Dicopot dari Kabid Propam Polda Sumut

Ia menjelaskan, sejumlah catatan yang ditemukan mencakup aspek kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP), tata kelola organisasi, hingga pengawasan kualitas makanan dalam pelaksanaan program MBG.

“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas makanan yang telah ditetapkan standar mutunya oleh Badan Gizi Nasional.

Baca juga :   Gibran Kunjungi Asmat, Lengkapi Jejak Sejarah Keluarga Jokowi

“Termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Beberapa hal tersebut yang menjadi dasar pertimbangan dalam 1,5 tahun ini,” lanjutnya.

Saat disinggung mengenai dugaan penyelewengan dalam jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Prasetyo mengatakan persoalan tersebut masih dalam proses audit internal. Namun ia menegaskan, pergantian pimpinan BGN merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan pemerintah.

“Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari monitoring dan evaluasi terus-menerus yang kita lakukan. Kita menghendaki Badan Gizi Nasional ini dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Baca juga :   Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran Nasional

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Dadan Hindayana bersama dua wakil kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya.

Dalam susunan kepemimpinan yang baru, Naniek S Deyang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN dipercaya menjadi Kepala BGN. Sementara posisi Wakil Kepala BGN kini diisi oleh Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono.

Pemerintah berharap pergantian kepemimpinan tersebut dapat memperkuat tata kelola Badan Gizi Nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.[YKP]

Dadan Dadan Hindayana Dicopot Kepala BGN
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDandhy Laksono Respons Laporan Mama Sinta Terkait Film Pesta Babi, Singgung Upaya Alihkan Fokus Isu Papua
Next Article Dandhy Laksono Dilaporkan ke Polisi, Tim Film Pesta Babi Minta Publik Tak Hakimi Mama Sinta
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,898 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,771 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,743 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?