RELUNG.ID – Keributan terjadi antara dua wanita di Pasar Satelit, kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
Keributan tersebut terekam dalam kamera video ponsel dan viral di media sosial (Medsos).
Diketahui keributan itu terjadi diduga antara istri siri dengan istri sah. Keributan itu juga berujung aksi pukul hingga suami dari istri sah mengalami luka dan berdarah.
Peristiwa yang menghebohkan tersebut terjadi Pasar Satelit pada Minggu, 20 September 2026 siang.
Informasi yang dihimpun, kejadian berawal diduga saat itu istri siri mendatangi sebuah warung. Kebetulan di warung tersebut istri sah bersama dengan suaminya bernama AR sedang berjualan, hingga terjadi keributan. Sejumlah warga yang ada di lokasi berusaha melerai.
Erawati selaku pemilik warung sekaligus istri sah menjelaskan, kejadian berawal saat itu seorang wanita datang ke warung miliknya. Lalu terlibat cekcok dengan suaminya yang kebetulan saat itu Erawati baru datang ke warung.
“Dia tiba-tiba masuk, sehingga saya ikuti juga masuk ke dalam. Pas ketemu suami saya yang lagi kerja mengatur rak mie itu dia langsung ngajak ribut,” ungkap Erawati pada Senin, (21/9/2026).
Kemudian wanita tersebut menurut Erawati, langsung memarahi AR. Lantas Erawati yang melihat hal itu langsung bertanya dengan wanita tersebut alasannya memarahi AR. Lalu wanita itu mengaku sebagai istri siri dari suaminya.
“Dia tiba-tiba marah-marah sama suami saya,” ujarnya.
Selanjutnya Erawati mengaku kalau dirinya tidak ada urusan dengan wanita yang mengaku sebagai istri siri suaminya.
“Saya ngomong kalau istri siri saya gak ada urusan, suami saya juga gak ada uang kalau dia mau uangnya, yang punya uang itu saya. Kalau dia mau ngambil barangnya silahkan saya bilang, kalau uang gak bisa,” timpalnya.
Setelah kejadian, sambung Erawati, terjadi cekcok yang berujung keributan dan aksi saling pukul. Akibatnya AR mengalami luka cukup parah hingga berdarah.
Pasca kejadian, Erawati mengatakan suaminya mendatangi Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau untuk melakukan visum dan berencana akan membuat laporan terkait penganiayaan tersebut.
Ditempat terpisah, Kapolsek Lubuklinggau Utara Iptu Sumardi Candra membenarkan adanya informasi mengenai keributan tersebut.
Ia mengatakan polisi masih meminta keterangan dari petugas keamanan pasar untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian.
“Benar ada keributan di pasar, infonya ribut antara istri siri dengan istri sah. Sekarang kami lagi konfirmasi juga sama petugas keamanan pasar juga terkait hal tersebut,” katanya.
Sumardi mengatakan hingga saat ini dirinya belum menerima laporan resmi terkait keributan tersebut.
“Katanya sempat dicoba mediasi dibawa ke pos. Tapi akhirnya mereka pulang, jadi belum tahu pulang ke rumah atau pulang ngelapor. Kalau sampai sekarang di polsek belum ada laporannya,” pungkasnya. (NSR)

