Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Jejak Panjang Kekaisaran Sunda Nusantara, Berkali-kali Buat Ulah
Regional

Jejak Panjang Kekaisaran Sunda Nusantara, Berkali-kali Buat Ulah

RiyadiBy Riyadi14/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Kekaisaran Sunda Nusantara kembali menjadi sorotan setelah seorang “jenderal” muda mereka ditangkap atas kasus pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Tersangka berinisial H (54) diduga menjadi otak dari sindikat pemalsuan STNK ini. Menurut Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, H menggunakan jabatannya sebagai “jenderal” dalam kelompok tersebut untuk melindungi aksi kejahatan ini.

“Dia menjadi pelindung karena punya pangkat jenderal,” kata Tono, Selasa (11/3/2025).

Baca juga :   Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ngaku Diintimidasi Oknum Polisi, Polres Turun Tangan

Penangkapan H berbuntut panjang. Anggota Kekaisaran Sunda Nusantara mengajukan surat keberatan kepada Polres Cianjur, bahkan menuntut ganti rugi sebesar Rp5 triliun.

Lebih mengejutkan, kelompok ini mengancam akan membubarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

“Mereka bahkan mengancam akan menjadikan Jakarta seperti Nagasaki dan Hiroshima,” ujar Tono.

Baca juga :   Pemerintah Bakal Bangun Ulang Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Pakai APBN

Sebelumnya, Polres Cianjur berhasil mengungkap sindikat pemalsuan STNK yang telah beroperasi selama lima tahun. Empat orang tersangka ditangkap, yaitu H (54), M (42), R (41), dan O (41).

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sembilan unit mobil, STNK palsu, serta alat cetak.

Sindikat ini diketahui telah mencetak ribuan STNK palsu dengan harga antara Rp1,5 juta hingga Rp2,5 juta per lembar.

Baca juga :   Gini Rasio Sumsel Membaik, Pj Gubernur: Kesenjangan Kaya-Miskin Tidak Terlalu Tinggi

Para tersangka dijerat dengan Pasal 263 Ayat 2 KUHP tentang pemalsuan surat, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Kasus ini bukan pertama kalinya Kekaisaran Sunda Nusantara berurusan dengan hukum.

Pada 2021, anggota kelompok ini pernah ditangkap karena menggunakan pelat nomor kendaraan ilegal bertuliskan SN 45 RSD.

Baca juga :   Operasi Sikat Musi 2025, Polrestabes Palembang Ungkap 213 Kasus C3


Saat itu, pengemudi mobil, Rusdi Karepesina, mengaku sebagai bagian dari TKSN/Imperial Army of Sunda Archipelago. Ia bahkan mengklaim Kekaisaran Sunda Nusantara telah diakui oleh Mahkamah Internasional.

“Putusan Mahkamah Internasional, Sunda Nusantara sudah menang,” kata Rusdi, Kamis (6/5/2021).

Namun, pernyataan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Kekaisaran Sunda Nusantara tetap menjadi kelompok yang tidak diakui oleh pemerintah Indonesia.

Baca juga :   Bingung Cara Mengelola Daging Kambing Kurban, Ini Enam Tipsnya

Pada tahun yang sama, kelompok ini juga sempat memiliki “kantor pusat” di Jalan Ciliwung, Kemiri Muka, Beji, Kota Depok. Lokasi tersebut merupakan kediaman Alex Ahmad Nadi, yang saat itu disebut sebagai pemimpin Kekaisaran Sunda Nusantara.

Namun, pada Mei 2021, Alex menyatakan mundur dari kekaisaran tersebut.

“Saya mundur dari kepengurusan Sunda Nusantara,” ujar Alex.

Baca juga :   Pj Wali Kota Palembang Hadiri Rakornas, Presiden Prabowo Titip Pesan Begini

Dengan rekam jejak panjang ini, Kekaisaran Sunda Nusantara kembali menunjukkan eksistensinya dengan kasus terbaru di Cianjur. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aktivitas kelompok ini.[YKP]

Berulah Kekaisaran Sunda Nusantara Pemalsuan STNK
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDepresi Usai Tertipu Rp 30 Miliar, Kent Lisandi Meninggal
Next Article Tongkang Batu Bara Bikin Ulah Lagi, Jembatan Bentayan di Banyuasin Nyaris Ambruk Setelah Ditabrak
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,895 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,768 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,741 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?