RELUNG.ID – Penambahan kapasitas rangkaian KA Rajabasa menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya jumlah pengguna kereta api di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Sepanjang Semester I 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang melayani 603.967 pelanggan, naik 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 545.326 pelanggan.
Peningkatan tersebut sejalan dengan berbagai upaya KAI Divre III Palembang dalam menambah kapasitas angkut dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoperasikan KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang (PP) dengan delapan kereta dalam setiap perjalanan.
Sebelumnya, KA Rajabasa hanya menggunakan lima kereta. Penambahan tiga kereta membuat kapasitas tempat duduk meningkat signifikan sehingga mampu mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat.
“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa masyarakat semakin mempercayakan perjalanan mereka kepada kereta api. Kami akan terus menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan agar perjalanan semakin aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” ujar Aida.
Selain menambah kapasitas angkut, KAI juga memperkuat pelayanan melalui peningkatan fasilitas di stasiun dan di atas kereta, pengembangan layanan digital, peningkatan kebersihan, keamanan, keselamatan perjalanan, serta menjaga ketepatan waktu operasional.
Data KAI menunjukkan bulan Maret 2026 menjadi periode dengan jumlah pelanggan tertinggi, yakni mencapai 106.743 penumpang. Lonjakan tersebut dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran yang bertepatan dengan libur Idulfitri dan Hari Raya Nyepi.
Dalam lima tahun terakhir, jumlah pelanggan kereta api di wilayah Divre III Palembang terus mengalami pertumbuhan. Semester I 2022 tercatat sebanyak 273.352 pelanggan, meningkat menjadi 437.635 pelanggan pada 2023, kemudian 505.634 pelanggan pada 2024, 545.326 pelanggan pada 2025, hingga menembus 603.967 pelanggan pada Semester I 2026.
Aida menegaskan, tren positif tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperbaiki kualitas layanan sekaligus menjadikan kereta api sebagai moda transportasi pilihan utama masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus kami jaga. Karena itu kami akan terus berinovasi dan memastikan setiap perjalanan berlangsung dengan selamat, aman, nyaman, serta tepat waktu,” pungkasnya. (KPB)

