Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kabut Asap Mulai Menyelimuti Sumsel, Kasus ISPA Diprediksi Meningkat
Regional

Kabut Asap Mulai Menyelimuti Sumsel, Kasus ISPA Diprediksi Meningkat

RiyadiBy Riyadi12/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Suasana Kota Palembang pada hari Rabu, (13/8/2026) pukul 07.10 WIB.(Toriq/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terasa di sejumlah wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).

Kondisi ini membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel mewaspadai potensi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada Agustus 2026.

Penanggung Jawab Program ISPA dan Pneumonia Dinkes Sumsel, Murni, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan perkembangan kasus ISPA pada Juli karena data dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan masih dalam proses penginputan.

Baca juga :   BMKG Peringatkan Sumsel Hadapi Kemarau Lebih Kering, Palembang hingga OKI Terancam Kekeringan

“Belum bisa saya pastikan kalau data Juli naik atau tidak, karena data bulan Juli masih running, belum semua pelayanan kesehatan entri data laporan,” kata Murni, Rabu (12/8/2026).

Meski demikian, Dinkes Sumsel memperkirakan kasus ISPA pada Agustus berpotensi meningkat. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah mulai terasa kiriman kabut asap dalam beberapa pekan terakhir.

“Kalau Agustus kemungkinan iya naik, karena adanya kiriman kabut asap mulai minggu-minggu ini baru terasa,” ujarnya.

Baca juga :   Sungai Rawas Meluap, Karang Dapo Muratara Terendam Banjir

Berdasarkan data sementara Dinkes Sumsel, kasus ISPA sepanjang Januari hingga Juli 2026 masih menunjukkan tren menurun.

Pada Januari tercatat 50.651 kasus, Februari 51.115 kasus, Maret 45.385 kasus, April 43.503 kasus, Mei 35.061 kasus, Juni 34.511 kasus dan Juli sebanyak 23.714 kasus.

Namun, angka Juli belum dapat dijadikan data final karena proses pelaporan dari fasilitas pelayanan kesehatan masih berjalan.

Baca juga :   Jemaah Haji Mulai Bersiap Hadapi Puncak Armuzna, Cuaca Panas Jadi Perhatian Utama

Sebagai perbandingan, pada Juli 2025 Dinkes Sumsel mencatat 46.792 kasus ISPA. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan data sementara Juli 2026 yang mencapai 23.714 kasus.

Kondisi tersebut membuat perkembangan kasus pada Agustus menjadi perhatian, terlebih Sumsel kini memasuki periode yang diperkirakan menjadi puncak musim kemarau.

Aktivitas karhutla yang meningkat juga berpotensi memperburuk kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan di masyarakat.

Baca juga :   Kasus Keracunan SDN 178 Palembang: Polisi Periksa 14 Saksi, Dugaan Makanan Asam Jadi Sorotan

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mencatat sebanyak 1.077 kejadian karhutla sejak awal 2026.

Lonjakan kasus paling tajam terjadi pada Juli dengan 456 kejadian, meningkat hampir empat kali lipat dibandingkan Juni yang tercatat sebanyak 120 kejadian.

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel Muhammad Iqbal Alisyahbana mengatakan peningkatan karhutla juga diikuti bertambahnya titik panas.

Baca juga :   Jelang Idul Adha, Berikut Jadwal Pemotongan Hewan Kurban di Masjid Agung Palembang

Pada Selasa (11/8/2026), sebanyak 142 hotspot terdeteksi tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota di Sumsel.

Secara kumulatif, tercatat 7.050 hotspot sejak 1 Januari hingga 10 Agustus 2026. Khusus 1-10 Agustus, jumlah hotspot mencapai 2.145 titik.

Wilayah OKI, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir dan Muara Enim menjadi daerah dengan kejadian karhutla terbanyak.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca di Sumsel Hari Ini, Palembang Waspada Hujan Deras

Ancaman kebakaran juga semakin besar karena sejumlah kawasan gambut, khususnya di OKI, mulai mengalami kekeringan berdasarkan hasil patroli udara.

“Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September dan kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan,” kata Iqbal.

Untuk mempercepat penanganan karhutla, pemerintah menyiagakan 11.567 personel gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Lanud, Manggala Agni, Satpol PP, Polisi Kehutanan, Masyarakat Peduli Api, kelompok tani, regu pemadam kebakaran hingga unsur perusahaan.

Baca juga :   Sumsel Masuki Masa Pancaroba: BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Di tengah ancaman kabut asap, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

“Kami pun mengingatkan perlunya perlindungan lebih terhadap kelompok rentan, terutama anak-anak dan lansia, apabila kualitas udara memburuk akibat asap karhutla,” kata Iqbal.[THQ]

Kasus ISPA lonjakan Karhutla Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKurang dari 24 Jam, Dua Pelaku Penusukan Plt Kepala KUA Pulau Beringin OKU Selatan Ditangkap Polisi
Next Article Perjuangan Petugas Manggala Agni Menembus Kanal Demi Jinakkan Karhutla di Sumsel
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,881 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,753 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,727 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?