RELUNG.ID – Kabut asap membuat aktivitas akhir pekan warga Kota Palembang kembali dibatasi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memutuskan menghentikan sementara pelaksanaan Car Free Night (CFN) ATMO dan Car Free Day (CFD) karena kualitas udara belum menunjukkan kondisi yang stabil.
Keputusan tersebut diambil bukan hanya untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, tetapi juga mencegah masyarakat terpapar polusi saat melakukan olahraga dan berkumpul di ruang publik.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, pelaksanaan CFN maupun CFD untuk sementara tidak dilakukan sampai kondisi kualitas udara menunjukkan perbaikan yang konsisten.
“Kalau kualitas udara trennya belum stabil, saya minta sementara tidak dilaksanakan dulu untuk CFN maupun CFD. Sampai nanti akan dievaluasi lebih lanjut,” kata Ratu Dewa, Sabtu (29/8/2026).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palembang, Isnaini Madani, mengatakan keputusan tersebut merupakan langkah antisipasi di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah.
Menurut dia, CFN dan CFD merupakan kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar, sekaligus aktivitas yang mendorong warga berolahraga di ruang terbuka.
“CFN dan CFD ditutup sementara karena kondisi kita masih kabut asap. Kita juga susah kalau mengimbau masyarakat harus pakai masker, padahal itu juga arena olahraga,” ujarnya.
Pemkot Palembang menilai penggunaan masker tidak mudah dipastikan selama masyarakat melakukan aktivitas fisik.
Karena itu, pemerintah memilih meniadakan sementara kegiatan tersebut daripada membiarkan warga tetap berkumpul dan berolahraga dalam kondisi udara yang belum aman.
Isnaini mengatakan imbauan penggunaan masker memang telah disampaikan. Namun, pemerintah tidak dapat memastikan seluruh masyarakat yang mengikuti kegiatan benar-benar menggunakan pelindung pernapasan selama berada di lokasi.
“Walaupun kita sudah ingatkan mereka pakai masker sekarang juga, siapa yang bisa memastikan mereka pakai masker? Jadi untuk menghindari hal-hal yang bisa berakibat tidak diinginkan, maka sementara kita tutup,” katanya.
Penghentian kegiatan berlaku untuk CFN ATMO pada Sabtu (29/8/2026) malam dan CFD pada Minggu (30/8/2026).
Pemkot akan kembali mengevaluasi kondisi kualitas udara pada pekan berikutnya. Apabila kondisi kabut asap telah membaik, kegiatan masyarakat di ruang publik tersebut akan kembali dibuka.
“Kalau misalnya sudah membaik kondisi kabut asapnya, CFN sama CFD kita buka kembali,” kata Isnaini.
Isnaini meminta seluruh pihak memahami keputusan tersebut karena langkah yang diambil pemerintah semata-mata berkaitan dengan kondisi kesehatan dan keselamatan masyarakat.
“Mohon permaklumannya untuk UMKM dan juga bagi pencipta CFN ATMO. Minggu depan baru kita lihat lagi perkembangannya. Kita berdoa supaya kabut asap ini segera usai dan Tuhan menurunkan hujan sebagai rahmat bagi kita,” tutupnya. (THQ)

