Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kasus Fatality di Jalan Hauling Royaltama Mulia Kencana Jadi Sorotan, DPRD Sumsel Desak Sanksi Tegas
Regional

Kasus Fatality di Jalan Hauling Royaltama Mulia Kencana Jadi Sorotan, DPRD Sumsel Desak Sanksi Tegas

alwiBy alwi03/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kasus Fatality di Jalan Hauling Royaltama Mulia Kencana. (Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden fatality yang terjadi di kawasan jalan hauling milik PT Royaltama Mulia Kencana (RMK) di Desa Saka Jaya, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (25/10/2025).

Peristiwa tersebut telah merenggut nyawa seorang pekerja pengawas bernama Ozy Ozami  (26) warga Desa Lingga.

Baca juga :   Fatality di IUP PT MIP, Helper Mekanik Tewas Terlindas Buldozer

Wakil Ketua DPRD Sumsel, Nopianto, menegaskan kejadian seperti ini tidak boleh dibiarkan tanpa tindak lanjut yang jelas. Ia menilai pemerintah harus membuka hasil investigasi secara transparan kepada publik untuk memastikan penyebab sebenarnya dari kecelakaan tersebut.

“Apakah karena kelalaian atau tidak terpenuhinya persyaratan kendaraan dan keamanan sesuai aturan undang-undang. Ini harus jelas agar tidak menjadi preseden buruk di sektor pertambangan,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Politisi Partai NasDem itu juga menekankan, jika hasil investigasi membuktikan adanya kelalaian atau pelanggaran dari pihak perusahaan, maka pemerintah harus memberikan sanksi tegas kepada PT RMK.

Baca juga :   Cegah Stunting, Pemkab Empat Lawang Bagikan 220 Paket Sembako

“Kalau tidak dilakukan investigasi yang menyeluruh dan terbuka, maka kejadian seperti ini akan terus berulang. Pemerintah harus hadir dan menegakkan aturan dengan adil,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nopianto mengingatkan seluruh perusahaan tambang di Sumatera Selatan agar senantiasa mematuhi regulasi dan standar keselamatan kerja yang berlaku. Ia menilai, keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pertambangan.

“Semua perusahaan harus taat terhadap regulasi pertambangan sesuai undang-undang. Jangan sampai mengejar keuntungan tapi mengabaikan keselamatan,” pungkasnya.

Baca juga :   Bupati Muara Enim Geram, Ultimatum PT RMK Selesaikan Pencemaran Kebun Warga

Diberitakan sebelumnya, fatality kembali terjadi di kawasan pertambangan Sumsel. Kali ini, kejadiannya KM 27 jalan hauling milik PT Royaltama Mulia Kencana (RMK), tepatnya di Desa Saka Jaya, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (25/10/2025).

Sebuah kendaraan jenis Light Vehicle tambang yang dikendarai oleh pengawas hauling bernama, Ozy Ozami  (26) warga Desa Lingga, ringsek berat setelah terlindas dump truck (dt) bermuatan 32 ton yang mengangkut batu krakas. Akibat peristiwa tersebut, korban meninggal dunia di tempat setelah menderita sejumlah luka.

Belum diketahui persis kronologi kejadian. Namun, dugaan sementara peristiwa tersebut disebabkan karena rem blong yang dialami dump truck. Hingga akhirnya terguling dan menimpa kendaraan LV.

Baca juga :   Fatality Trimata Benua Tanggung Jawab Inspektur Tambang, DPRD Sumsel Kini Fokus Pelanggaran Lingkungan

Kakak Korban, Siswanto membenarkan kejadian tersebut. Hanya saja, pihak keluarga hingga kini belum mendapatkan kronologi kejadian sebenarnya dari perusahaan. “Belum ada penjelasan dari perusahaan. Kami juga tidak tahu kejadiannya seperti apa,” katanya

Saat ini, pihak keluarga sudah memakamkan korban dan menggelar takziah di rumah duka. “Sementara itu dulu pak. Kami sekeluarga masih syok,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Saka Jaya, Surat mengatakan ada info insiden dan mau pinjam mobil ambulance ,tapi tidak jadi sudah diangkut sama mobil LV katanya

Baca juga :   Debu dan Limbah Batu Bara Disorot, Massa Desak DLHP Sumsel Segel PT RMK

“Kalau lokasi saya kurang paham di mana,” katanya

Dirinya hanya mengetahui ada kabar ingin meminjam mobil ambulance kalau di km 27 “itu aja yang lain-lain belum dapat info,” tutupnya

Sementara itu, Public Relation Specialist PT RMK, Caecilia Brahmana, menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden yang menewaskan salah satu karyawannya.

Baca juga :   Kecelakaan di Areal Tambang Muara Enim, Terindikasi Kelalaian dan Mismanajemen

“Perusahaan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya karyawan kami dalam insiden di jalan hauling KM 28 Desa Saka Jaya,” katanya melalui keterangan resmi.

Menurut keterangan resmi RMK, kecelakaan terjadi saat kendaraan LV korban berada di tepi jalan hauling. Di waktu bersamaan, dump truck milik vendor pihak ketiga yang mengangkut batu krakas mengalami rem blong dan menabrak kendaraan korban.

RMK menegaskan bahwa insiden ini merupakan kecelakaan kerja akibat kelalaian pihak vendor. Langkah penanganan yang dilakukan perusahaan meliputi koordinasi dengan kepolisian, pendampingan keluarga korban, dan evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan armada vendor.

Baca juga :   Selain Fatality, Bima Putra Abadi Citranusa Juga Lakukan Pencemaran Lingkungan dan Pemindahan Alur Sungai?

“Kami menekankan kepada seluruh vendor agar memastikan unit yang beroperasi layak pakai dan layak jalan. RMK berkomitmen memperkuat budaya keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya. (tim)

Jalan Hauling Royaltama Mulia Kencana Kasus Fatality di Sumsel PT RMK
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDelapan Pejabat Eselon II Resmi Dilantik, Apriyadi Gabung Jadi Asisten I di Pemprov Sumsel
Next Article Transaksi Judi Online Capai Rp3 Miliar, Sopir Gasak Uang di ATM Majikan Rp500 Juta
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,896 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,769 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,742 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?