RELUNG.ID – Tren kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kabupaten Empat Lawang menunjukkan grafik peningkatan sepanjang tahun 2025.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang mencatat adanya penambahan kasus baru dibandingkan tahun sebelumnya, namun memastikan seluruh pasien dalam kondisi terpantau.
Berdasarkan data terbaru dari Dinkes, tercatat sebanyak 24 kasus HIV ditemukan selama tahun 2025. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 33 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatatkan 18 kasus.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Deri Kurniawan, melalui Kabid Pelayanan dan Kesehatan Masyarakat, Kiki Nurhayati, mengonfirmasi bahwa tidak ada laporan kematian dari total kasus tersebut.
“Dari 24 kasus yang terdata, tidak ada pasien yang meninggal dunia. Seluruhnya masih dalam pemantauan ketat dan mendapatkan layanan kesehatan secara rutin,” ujar Kiki Nurhayati.
Pihak Dinkes memastikan bahwa ke-24 pasien tersebut tidak dibiarkan sendiri. Mereka telah diarahkan untuk menjalani pengobatan berkelanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia.
Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas hidup pasien sekaligus memutus rantai penularan di masyarakat.
“Kami terus meningkatkan upaya skrining, terutama pada kelompok berisiko. Dengan deteksi dini, penanganan bisa dilakukan jauh lebih cepat dan efektif,” jelasnya.
Menanggapi fenomena ini, Dinkes memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar jangan takut tes kesehatan.
“HIV bukan untuk ditakuti, tetapi harus dicegah dan ditangani dengan benar. Harapan kami, dengan kerja sama semua pihak dan hilangnya stigma, angka kasus di Empat Lawang dapat kita tekan,” pungkasnya. (SLM)

