Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kasus Keracunan MBG, BGN Temukan Dugaan Pelanggaran SOP dan Dapur Belum Bersertifikat
Regional

Kasus Keracunan MBG, BGN Temukan Dugaan Pelanggaran SOP dan Dapur Belum Bersertifikat

RiyadiBy Riyadi07/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan seluruh kebutuhan operasional dapur MBG wajib menggunakan produk non-subsidi atau komersial. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap hasil investigasi sementara terkait sejumlah kasus keracunan pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dari temuan awal, BGN menduga terdapat pelanggaran standar operasional prosedur (SOP), termasuk proses memasak yang dilakukan terlalu cepat serta masih adanya dapur penyedia MBG yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Kepala BGN Sudaryono mengatakan investigasi masih terus berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah.

Baca juga :   Buntut Kebakaran 11 Sumur Minyak Ilegal di Muba, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Meski demikian, hasil sementara menunjukkan adanya indikasi ketidaksesuaian dalam proses pengolahan makanan.

“Sejauh ini investigasi sementara mereka masaknya kecepetan. Intinya kita berpacu melawan waktu bagaimana caranya memastikan tidak boleh ada keracunan lagi,” kata Sudaryono usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).

Sebagai langkah pencegahan, BGN kini memperketat penerapan SOP di seluruh dapur penyedia MBG agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Baca juga :   20 November, Lion Air Buka Rute Baru Palembang-Denpasar

Selain itu, hasil evaluasi juga menemukan masih ada dapur MBG yang telah beroperasi cukup lama namun belum melengkapi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang merupakan salah satu syarat penting dalam menjamin keamanan pangan.

“SLHS kita kasih sampai dengan tanggal 10. Ternyata ada dapur-dapur yang sudah beroperasi lama selama ini itu tidak melengkapi diri dengan SLHS,” ujarnya.

Menurut Sudaryono, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena dapur yang belum memenuhi standar higiene dan sanitasi berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi makanan.

Baca juga :   Dalami Dugaan Unsur Pidana, Polisi Selidiki Karhutla di Kawasan Serelo Lahat

“Kami menduga bahwa salah satu yang barangkali menjadi kecurigaan besar, kan kalau dapurnya tidak terstandar sertifikasi higienis kan bahaya,” tuturnya.

BGN memberikan tenggat waktu hingga 10 Agustus 2026 kepada seluruh dapur MBG yang belum memiliki SLHS untuk segera melengkapi persyaratan tersebut. Apabila hingga batas waktu yang ditentukan belum juga dipenuhi, BGN akan melakukan investigasi lebih lanjut.

“Kalau memang ternyata sampai tanggal 10 kok enggak ngurus, kan berarti ada sesuatu. Nah itu tentu akan kita investigasi,” tegas Sudaryono.

Baca juga :   Harga Ayam Potong di Palembang Tembus Rp 37 Ribu, Permintaan MBG dan Hajatan Jadi Pemicu

BGN menegaskan akan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, mulai dari proses pengolahan makanan, kebersihan dapur, hingga kepatuhan terhadap seluruh standar operasional. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan pangan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program prioritas pemerintah tersebut.[YKP]

BGN Keracunan MBG Pelanggaran SOP
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePakai Baju Dinas dan Pistol Korek, Polisi Gadungan di Palembang Gasak Barang di Enam Minimarket
Next Article Google Maps Perluas Fiturnya, Bisa Pesan Makanan hingga Ingat Percakapan Pengguna
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,864 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,738 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,711 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?