RELUNG.ID – Merasa tidak terima suaminya Aidil diserang menggunakan senjata tajam (sajam) secara membabi buta saat memangku anaknya di dalam mobil angkot, Mareta Sinta (35) mendatangi Polrestabes Palembang.
Kedatangan Mareta ke ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, untuk melaporkan pria berinisial YC yang diduga telah menganiaya suaminya dengan menggunakan pisau.
Mareta menceritakan peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Segaran, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan IT I Palembang, Rabu (13/5) sekitar pukul 09.00 WIB.
Bermula ketika korban sedang berada di dalam angkot memangku anaknya.
“Tiba-tiba datang terlapor yang langsung menyerang suami saya pakai pisau Pak.
Berulang kali pisau itu ditusukan ke suami saya. Padahal dia (korban) lagi mangku anaknya,” ungkap Mareta kepada wartawan.
Akibat serangan itu, korban mengalami sejumlah luka tusuk di bagian paha kiri, lengan kanan, serta punggung sebelah kiri. Korban juga mengalami luka gores di beberapa bagian tubuh akibat serangan pelaku.
“Suami saya mengalami luka tusuk di paha sebelah kiri, luka tusuk di lengan tangan kanan, luka tusuk di bagian punggung sebelah kiri, serta luka gores di sekujur badan,” bebernya.
Untuk kondisi korban kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. “saya berharap agar pelaku penusukan itu dapat ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.” harapnya.
Sementara, Ka SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo membenarkan adanya laporan Istri korban yang melaporkan terkait peristiwa penusukan dan sudah diterima.
“Laporan akan segera kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (DNP)

