Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Lahan Rawa di Belakang Sekolah Jadi Penyebab Utama Banjir SMKN 2 Palembang
Regional

Lahan Rawa di Belakang Sekolah Jadi Penyebab Utama Banjir SMKN 2 Palembang

ADMINBy ADMIN12/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Banjir di salah satu titik jalan protokol Kota Palembang. (ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Banjir yang kerap melanda lingkungan SMKN 2 Palembang menjadi perhatian berbagai pihak.

Kepala SMKN 2 Palembang, Suparman mengatakan, faktor utama yang menyebabkan banjir adalah keberadaan lahan rawa di belakang sekolah yang berukuran sekitar 50 x 150 meter.

Lahan rawa tersebut selama ini berfungsi sebagai area resapan air dari lingkungan sekolah dan pemukiman warga sekitar.

Baca juga :   Bawa Senpira saat Konvoi Bermotor, Pelajar SMK YP Gama Palembang Ditangkap

Namun, Suparman menegaskan jika lahan ini ditimbun sepenuhnya, maka air tidak akan terserap dengan baik, sehingga risiko banjir akan semakin meningkat.

“Jika hujan deras turun, air tidak langsung meluap ke permukiman warga, tetapi akan ditampung dulu di kolam retensi sebelum dialirkan ke sungai. Namun, jika lahan ini tertutup, daya tampung air akan berkurang dan menyebabkan banjir lebih parah,” ujar Suparman, Rabu (12/3/2025).

Sebagai langkah mitigasi, pihak sekolah telah memanfaatkan lahan rawa tersebut sebagai kolam retensi guna menampung air sebelum dialirkan ke sungai terdekat.

Baca juga :   Menagih Dasa Cita Ratu Dewa - Prima Salam di Tengah Banjir: Keluhan Warga Palembang yang Tak Kunjung Kelar

Meski demikian, banjir masih terjadi karena air yang masuk ke area tersebut tidak memiliki saluran keluar yang memadai.

“Bukan hanya air dari SMKN 2 Palembang saja, tetapi juga air dari pemukiman sekitar yang sulit keluar karena terbatasnya aliran drainase,” tambahnya.

Suparman berharap masyarakat sekitar turut berperan dalam mencari solusi bersama. Ia mengimbau agar warga yang tinggal di sekitar pagar sekolah tidak menutup area resapan atau menimbun lahan yang berfungsi sebagai jalur air.

Baca juga :   Dua Pelaku Gembos Ban Lintas Provinsi Dibekuk Satreskrim Polres Muratara

“Jika lahan untuk aliran air ditutup, maka kondisi banjir akan semakin parah,” katanya.

Pihak sekolah juga telah melakukan upaya lain, termasuk memperkuat turap di sepanjang pagar sekolah agar air tidak langsung mengalir ke pemukiman warga.

Menindaklanjuti permasalahan ini, Dinas PUPR Kota Palembang bersama Kecamatan, Kelurahan, serta RT setempat telah melakukan peninjauan ke lingkungan SMKN 2 Palembang.

Berdasarkan hasil evaluasi, disepakati bahwa solusi terbaik adalah membangun sistem drainase yang lebih memadai agar aliran air dapat berjalan lancar dan banjir dapat diminimalkan.

Baca juga :   34 Bencana Banjir dan Longsor Terjadi di Sumsel Sepanjang Januari Hingga Maret

Kepala Bidang SDA Irigasi dan Limbah (SDA IL) di Dinas PU dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, RA Marlina Sylvia mengatakan, pihaknya akan membangun saluran air di permukiman warga sebagai langkah penanggulangan.

“Untuk realisasinya tidak bisa secepatnya, mungkin tahun depan. Nantinya air akan dialirkan ke kolam retensi Polda atau ke Sungai Sekanak,” ujarnya.

Marlina juga mengapresiasi upaya SMKN 2 Palembang yang telah berusaha menahan laju air dengan memperkuat kolam retensi menggunakan kayu gelam.

Ia berharap, dengan adanya berbagai langkah ini, permasalahan banjir di kawasan tersebut dapat segera teratasi. (DSK)

Banjir Banjir Palembang Ilustrasi Banjir SMKN 2 Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLapas Muara Enim Gandeng LBBH Serasan, Warga Binaan Kini Dapat Bantuan Hukum Gratis
Next Article Siaga Banjir! Pemkot Palembang Aktifkan Kembali Sirine Peringatan Dini
ADMIN

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,897 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,770 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,742 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?